Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gunung Ili Lewotolok Erupsi, Tinggi Kolom Abu 400 M Di Atas Puncak
Rabu, 22 Maret 2023 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Ili Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pada Rabu (22/3), pukul 05.17 WITA.
Tinggi kolom letusan teramati ± 400 m di atas puncak, atau ± 1.823 m di atas permukaan laut.
Baca juga : Gunung Merapi Kembali Batuk, Potensi Bahaya 7 Kilometer dari Puncak
Kolom abu teramati berwarna kelabu, dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi terekam di seismograf, dengan amplitudo maksimum 35,5 mm dan durasi 54 detik.
Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) menyebut, Ili Lewotolok saat ini berstatus Level II (Waspada).
Baca juga : Malam Ini, Gunung Anak Krakatau Batuk-batuk, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati
Terkait hal ini, masyarakat/pengunjung/pendaki/wisatawan diminta tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas Ili Lewotolok.
Warga Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona diimbau selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas, dari bagian timur puncak/ kawah Ili Lewotolok.
Baca juga : Gunung Semeru Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu 800 M Di Atas Puncak
Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) atau gangguan kesehatan Iain, yang disebabkan oleh abu vulkanik, masyarakat yang berada di sekitar Ili Lewotolok diminta menggunakan masker pelindung mulut dan hidung. Serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Ili Lewotolok, diimbau selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi. Terutama, di saat musim hujan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya