Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Apel Gelar Pasukan Bersama Kapolri Dan Panglima
TNI Dan Polri Solid Amankan KTT ASEAN
Minggu, 7 Mei 2023 07:10 WIB
Sebelumnya
Terpisah, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi kembali meninjau sejumlah sarana dan prasarana transportasi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42, kemarin.
BKS, sapaan akrab Budi Karya didampingi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) M. Kristi Endah Murni, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Arif Toha, dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.
Pertama, BKS memeriksa Bandara Komodo. Eks Dirut Angkasa Pura ll ini memastikan bandara yang akan menjadi tempat pendaratan pesawat para delegasi, baik dari Indonesia maupun dari negara anggota ASEAN sudah siap menyambut dan melayani tamu negara.
“Beberapa hari lagi kita akan kedatangan banyak tamu dari ASEAN. Kalau dilihat persiapan kita sudah baik sekali. Bahkan warga turut menyambut gembira,” ungkapnya.
Baca juga : Apel Gelar Pasukan, Kapolri Dan Panglima Tegaskan TNI-Polri Solid Amankan KTT ASEAN
Menhub menjelaskan, setelah melakukan sidak, fasilitas di Bandara Komodo baik di sisi darat maupun sisi udara, dipastikan telah siap untuk melancarkan penerbangan VVIP dan komersial.
Bandara Komodo memiliki panjang runway 2.650 dan lebar 45 meter yang dapat melayani pesawat tipe A320 dan B738, luas apron mencapai 31.000 meter persegi untuk 7 parking stand dengan rincian 4 pesawat narrow body dan 3 pesawat propeller.
Bandara ini juga memiliki terminal penumpang seluas 13.366 meter persegi yang dapat memuat penumpang hingga 1.100.000 per tahunnya.
Untuk melancarkan pergerakan pesawat, Kemenhub juga telah menyiapkan bandara alternatif terdekat dengan Bandara Komodo sebagai tempat parkir pesawat para delegasi. “Yaitu, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bandara Lombok Praya, Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar dan Bandara El Tari di Kupang,” jelasnya.
Sejumlah fasilitas pendukung lain, kata Menhub, juga telah disiapkan untuk mendukung kegiatan KTT ASEAN, meliputi fasilitas pemeriksaan Custom, Immigration and Quarantine (CIQ) dan fasilitas helipad untuk medical evacuation.
Kedua, Menhub juga mengecek fasilitas transportasi yang disediakan yakni, berupa bus Hiace sebanyak 25 unit. Bus-bus yang telah menjalani ramp check, akan menjadi shuttle yang akan melayani mobilitas para delegasi, panitia dan juga awak media peliput, dari dan ke bandara serta hotel dan venue kegiatan.
Selain menyiapkan bus, juga disiapkan sebanyak 30 awak pengemudi yang mengetahui karakteristik dan kondisi jalan di Labuan Bajo.
Ketiga, mantan Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk juga meninjau kapal KM Sinabung yang difungsikan sebagai hotel terapung mulai 6-12 Mei 2023. Kapal ini telah bersandar di Dermaga Marina Labuan Bajo dan sudah bisa digunakan bagi tim pendamping delegasi negara ASEAN. Di antaranya tim media, tim pengamanan dan para tim pendukung lainnya.
Baca juga : Cek 91 Command Center, Kapolri Tegaskan Siap Amankan KTT ASEAN Di Labuan Bajo
“KM Sinabung dapat menampung 2 ribu penumpang yang terbagi ke dalam 32 kabin kelas 1A, 20 kabin kelas 1B, 42 kabin kelas 2A, 14 kabin kelas 2B, dan kabin ekonomi. KM Sinabung juga memiliki meeting room dengan kapasitas 150 orang,” ungkapnya.
Terakhir, Menhub meninjau kawasan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Golo Mori yang nantinya akan digunakan untuk side event KTT ASEAN Ke-42. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya