Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Ada sejumlah hal baru dalam program Petani Milenial. Salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada Petani Milenial terpilih magang di Jepang.
Demikian disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setda Jabar Yuke Mauliani Septina. Dengan program itu, kata Yuke, diharapkan Petani Milenial bisa melebarkan sayap hingga ke mancanegara, terutama dalam memperluas pasar penjualan. Petani Milenial Goes to Japan tersebut menjadi hal baru yang dilaksanakan.
Peserta Petani Milenial yang mendaftar program tersebut sebanyak 95 orang. Mereka diseleksi oleh Balai Latihan Kerja Pekerja Migran Indonesia Disnakertrans Jawa Barat dan lembaga penyalur kerja.
Baca juga : Gubernur Jabar Ridwan Kamil Wisuda 4.095 Petani Milenial Angkatan 2022
Dari jumlah tersebut, sebanyak 39 Petani Milenial lolos terjaring untuk mengikuti pelatihan angkatan pertama 2022.
Dari yang lolos seleksi, sebanyak 5 Petani Milenial sudah interview dan berhasil mendapatkan kontrak magang dengan perusahaan Jepang di bidang Pertanian. Saat ini, 24 Petani Milenial tengah melakukan proses interview dengan perusahaan Jepang.
Pemda Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan sejumlah pembaruan pada program Petani Milenial.
Baca juga : Inspiratif, Milenial Loyalis Ganjar Kembangkan Potensi Desa Wisata
Pemda Provinsi Jabar juga mulai menerapkan sistem dashboard dalam pelaksanaan Petani Milenial 2022, mulai dari pendaftaran sampai perkembangan peserta.
Lewat sistem tersebut, para peserta sudah terjaring dan terklasifikasi mulai dari identitas, kebutuhan peserta, sampai peminatan peserta.
Lewat aplikasi, peserta juga bisa melaporkan perkembangan dan kendala dalam produksi. Hal ini makin memudahkan perangkat daerah pendamping dalam memantau kebutuhan dan aktivitas peserta. Keluhan peserta juga bisa ditindaklanjuti secara cepat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya