Dark/Light Mode

Sukses Turunkan Stunting, Muba Sabet Penghargaan Gubernur Sumsel

Rabu, 6 September 2023 19:12 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan penghargaan kepada Pj Bupati Musi Banyuasin Mubs Apriyadi Mahmud dan Pj Ketua TP PKK Asna Aini Apriyadi, Rabu (6/9). Foto: Istimewa
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan penghargaan kepada Pj Bupati Musi Banyuasin Mubs Apriyadi Mahmud dan Pj Ketua TP PKK Asna Aini Apriyadi, Rabu (6/9). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Penurunan angka stunting di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang turun drastis mencapai 5 persen dari 23 persen ke 17.07 persen menuai penghargaan.

Penghargaan tersebut diberikan langsung Gubernur Herman Deru kepada Pj Bupati Apriyadi Mahmud dan Pj Ketua TP PKK Asna Aini Apriyadi, dalam rangkaian Pengukuhan Bapak Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) sekaligus Menerima Penghargaan Pelaksanaan 8 (Delapan) Aksi Konvergensi Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan Penghargaan Capaian Pemuktahiran Pendataan Keluarga (PKK) 2023 di Hotel Novotel Palembang, Rabu (6/9).

"Pj Bupati Apriyadi bersama semua pihak telah menunjukkan bukti dalam upaya penurunan angka stunting, konkrit dan nyata," ungkap Gubernur Herman Deru.

Baca juga : Konsisten Terapkan ESG, Harita Nickel Diganjar Penghargaan TrenAsia ESG Award 2023

Menurutnya, intervensi secara langsung yang dilakukan Pemkab Muba dengan melibatkan semua OPD dan unsur di Muba telah berhasil dan maksimal menyokong penurunan angka stunting.

"Pertahankan dan terus ditingkatkan upaya-upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Muba," ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Apriyadi Mahmud didampingi Pj Ketua TP PKK Muba Asna Aini Apriyadi mengatakan, penghargaan tersebut tidak terlepas dari peran serta semua OPD di Muba yang kerja keras terlibat aktif dalam upaya penurunan angka stunting.

Baca juga : Terapkan Prinsip ESG, Garudafood Raih Penghargaan di TrenAsia ESG Award 2023

"Persoalan stunting juga kita intervensi langsung melalui program Bunda AS. Jadi, kita siapkan juru masak untuk mengolah makanan khusus untuk anak-anak stunting di pedesaan, orangtuanya didampingi langsung dan progressnya kita pantau langsung," urainya.

Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini menambahkan, stunting bukan hanya persoalan penurunan angka namun juga komitmen untuk mensejaterahkan masyarakat.

"Alhamdulillah dengan kerja keras dan komitmen tinggi, Muba berhasil menurunkan angka stunting dibarengi tentu saja dengan turunnya kemiskinan ekstrem," tandasnya.

Baca juga : Terapkan Good Mining Practice, TIA Sabet Penghargaan ASEAN Coal Awards

Hadir kepala Perwakilan BKKBN Sumsel Mediheryanto, Kepala BKKBN RI dalam hal ini diwakili Penyuluh BKKBN Ahli Utama selaku Pembina Wilayah BKKBN Sumsel, Forkompimda Pemprov Sumsel, Bupati/Walikota, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi dan Kabupaten/kota, Para Kepala Instansi Vertikal Wilayah Provinsi Sumsel, Ketua TP PKK Provinsi dan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, Ketua Organisasi Profesi dan Organisasi Kemasyarakatan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Penyuluh KB (PKB/PLKB) se-Sumsel.

Turut mendampingi Pj Bupati antara lain, kepala BKKBN Muba Mirwan Susanto, Kepala dinas Perpustakaan dan Arsip daerah, Sunaryo, Kadis Kominfo Herryandi Sinulingga, Plt Kabag Prokopim Agung Perdana, dan kabid komunikasi publik kominfo, Achmad Kartiko.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.