Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tingkatkan Literasi Melalui Program Gerakan Indonesia Membaca
Kamis, 20 Juni 2024 23:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pencanangan Gerakan Literasi Desa oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada 17 Mei 2024, menjadi bukti bahwa anggaran desa dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur perpustakaan desa atau pun Taman Baca Masyarakat (TBM).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Asriady Sulaiman mengatakan, momentum pencanangan harus benar-benar dimanfaatkan untuk peningkatan literasi masyarakat desa.
"Karena literasi mempunyai peranan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dalam menghadirkan SDM unggul dan berkualitas. Dan desa salah satu pilar penting mewujudkan hal tersebut," ujar Sulaiman, pada kegiatan sosialisasi Gerakan Indonesia Membaca, di Makassar, Kamis (20/6).
Baca juga : Inkubator Literasi Jatim Berdayakan Masyarakat dengan Menulis
Namun, upaya ini tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan contoh teladan menumbuhkan budaya baca. Pemerintah memerlukan para orang tua, guru, tokoh masyarakat, juga ulama, sebagai role model kegiatan membaca.
Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Sary Dyana Mualim mengatakan, perkembangan perpustakaan dan literasi akan selalu menemukan tantangan. Sary menyoroti, saat ini setidaknya ada tiga tantangan, yaitu kurangnya akses, rendahnya keterampilan literasi, dan kurangnya dukungan.
"Oleh karena itu, dibutuhkan strategi jitu untuk meningkatkan akses informasi dan pengetahuan, serta kolaborasi untuk mendukung literasi," kata Sary.
Baca juga : Budidamber Jadi Program Klasterisasi Idaman Nasabah PNM
Program Gerakan Indonesia Membaca merupakan bentuk inovasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam menumbuhkan budaya baca di berbagai kalangan. Gerakan ini diformulasikan ke dalam empat kegiatan besar, antara lain Sepekan 1Buku yang menyasar pada peserta didik kelas menengah, sosialisasi dan workshop Membacakan Nyaring (Read A Loud) yang menargetkan para orang tua muda, guru, pustakawan dan pegiat literasi, Duta Baca Berdaya Dengan Buku yang merupakan agenda rutin Duta Baca Indonesia Gol A Gong, serta Kepenulisan Daerah Berbasis Konten Lokal.
Pada kegiatan Sepekan 1Buku, siswa diminta membuat akun pada laman indonesiamembaca.perpusnas.go.id. Kemudian, siswa memilih satu buku yang akan dibaca selama satu pekan. Setelah membaca, siswa melanjutkan dengan mengunggah naskah dan videonya ke dalam link media sosial yang sudah disediakan Perpusnas.
"Program Sepekan 1Buku diharapkan dapat meningkatkan frekuensi membaca sehingga memacu tingkat kegemaran membaca masyarakat," ucap Pustakawan Utama Perpusnas Abdullah Sanneng.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya