Dark/Light Mode

Bangun Karier Dari Bawah

Asda III Banten Beberin Kisah Jadi Penyuluh KB

Kamis, 4 Juli 2024 18:23 WIB
Asisten Daerah III Provinsi Banten, E.A Deni Hermawan. Foto: Pemprov Banten
Asisten Daerah III Provinsi Banten, E.A Deni Hermawan. Foto: Pemprov Banten

RM.id  Rakyat Merdeka - Asisten Daerah  (Asda) III Provinsi Banten E.A Deni Hermawan sampai  puncak karir sebagai birokrat,  membangun karier dari bawah. Dia menceritakan pengalaman menariknya saat menjadi penyuluh Keluarga Berencana (KB).

Pada tahun 90-an, Deni aktif mensosialisasikan program KB dan menekan penyebaran HIV/AIDS bersama bidan-bidan desa.

"Saya bisa dibilang orang lapangan,” kata Deni kepada wartawan, di Banten,  Senin, (01/07/2024).

Saat menjadi penyuluh KB, Deni  mengaku, hampir setiap hari berkeliling dari satu posyandu ke posyandu lainnya di wilayah Kabupaten Serang, dengan menggunakan sepeda motor. Ia mengajak masyarakat untuk merencanakan keluarga demi menekan angka kemiskinan akibat pertumbuhan populasi yang tidak terkendali. 

Karena di wilayah tempatnya bekerja, saat itu masih banyak ditemukan keluarga dengan banyak anak. Bahkan ada keluarga yang punya anak hingga 10 orang.

“Lama di lapangan bersama para bidan sejak 1995 sampai 2001," kenangnya.

Baca juga : Amankan Kandang, Banteng Geser Andika ke Jateng

Baru setelah itu, ia mendapat kesempatan masuk ke Pemerintah Provinsi Banten. Ikut merintis provinsi berjuluk Tanah Jawara ini dari sebelumnya merupakan bagian dari provinsi Jawa Barat. 

Kesempatan bekerja di pemerintahan provinsi merupakan anugerah tersendiri baginya. "Jabatan waktu itu Kepala Seksi Diklat,” lanjut dia.

Deni masih ingat betapa senangnya ia saat mendapatkan undangan pelantikan, sampai ia memberikan uang Rp 50.000, yang saat itu bernilai besar, kepada tukang becak yang mengantarnya ke Pendopo Gubernur Banten.

“Naik becak, ya naik motor, enjoy saja. Itu selama menjabat menjadi Kepala Seksi. Dari Kasi Diklat, ke Pelaporan dan Statistik, kemudian ke Evaluasi dan Pelaporan. Lalu selanjutnya jadi Kasubag Umum di Setda. Sampai masuk ke Dinas Kesehatan Banten jadi Kasi Litbangkes. Turun lagi ke lapangan tuh,” cerita Deni.

Tiga tahun bertugas sebagai Kasi Litbangkes, membawa Deni naik jabatan menjadi Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga. Rupanya dia dilirik lantaran pernah menjadi atlet Jawa Barat pada cabang Tenis Meja. Hobinya itu membuat adaptasinya pada pegawai instansi di sana menjadi mudah.

“Dari kesehatan ke olahraga sebenarnya nyambung. Karena sama-sama menyehatkan masyarakat tujuannya. Saya atlet tenis meja di Jawa Barat, termasuk juara Porda zaman dahulu. Itu tiga tahun setelahnya jadi Kabag Umum dan Kepegawaian Setwan di DPRD Banten,” jelasnya.

Baca juga : Banteng Rayu Kepala Garuda

Pada 2016, setelah berpindah jabatan sebagai Kabag Humas Protokol, Sekretaris BKPMPT, dan Kabid Pemasaran Produk Budaya dan Pariwisata, Deni naik menjadi Eselon II, sekaligus duduk sebagai Sekretaris DPRD Banten. 

“Jadi Sekwan Tahun 2016. Lumayan lama ini sampai Tahun 2021 dipercaya melayani para anggota DPRD kita. Kemudian saat Covid hampir selesai saya geser ke Asda III,” tambahnya.

Kini, sebagai Asda III, Deni juga dipercaya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sejak 2023 hingga sekarang, usai pejabat sebelumnya pensiun. Deni mengaku tidak terbebani dengan dua tanggung jawab besar ini. 

“Yang penting fokus kerja membangun daerah.

 Pengalaman dulu di lapangan ikut membentuk karakter dan pola pikir saya dalam menghadapi setiap persoalan dalam pekerjaan. Karena pernah terjun ke masyarakat, saya paham betul apa yang dirasakan warga,” ujarnya.

Hal itu karena, lanjutnya, ia mengaku seringkali berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, sampai muspika di berbagai daerah di Banten. “Isu-isu sosial seputar keresahan, keinginan masyarakat itu saya dapatkan langsung. Jadi bukan katanya. Ini saya sinkronkan dengan program daerah,” tandasnya.

Baca juga : Gerindra-Golkar Pisah Jalan

Deni yang menikah pada 1987, saat ini fokus pada program daerah yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar. Terutama dari sisi pemasukan daerah yang menurutnya masih bisa digali lebih maksimal lagi. 

“Untuk pencapaian pajak Pemprov Banten tengah saya upayakan lebih maksimal lagi. Saat ini sudah meningkat signifikan, tapi saya belum puas. Potensi Banten luar biasa. Ini demi nanti pembangunan untuk masyarakat,” katanya.

Ia berharap kinerjanya bisa berimbas baik bagi kesejahteraan daerah dan masyarakatnya. Menurut Deni, pencapaiannya saat ini juga karena dukungan dari orang-orang yang membantunya sejak di lapangan hingga kini dipercaya menjadi salah satu petinggi di kalangan birokrat Banten.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.