Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menghormati keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan Hasyim Asyari sebagai Ketua KPU atas dugaan tindak asusila.
"Pemerintah menghormati putusan DKPP berhentikan Hasyim Asyari sebagai Ketua KPU," kata Jokowi usai meninjau RSUD Sinjai di Sulawesi Selatan, Kamis (4/7).
Baca juga : Gibran: Saya Akan Keliling Ke Daerah Lain
Meski demikian, mantan Gubernur DKI ini berharap pelaksanaan Pilkada serentak 2024 tetap berjalan aman sesuai jadwal.
Terkait Keppres pemberhentian Hasyim, Jokowi mengatakan, berkasnya belum diterimanya. Keppres tersebut masih dalam proses administratif.
Baca juga : Hormati Putusan DKPP Pecat Ketua KPU, Istana Segera Keluarkan Keppres
"Meski pimpinan KPU sedang bermasalah, Pemerintah memastikan pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan baik, lancar, jujur dan adil," ucapnya,.
Sebelumnya, DKPP memberhentikan Hasyim sebagai Ketua KPU yang terseret kasus asusila. Hasyim terbukti melakukan tindakan asusila ke anggota PPLN Den Haag.
Baca juga : Genjot SDM Di Kalteng, Jokowi Resmikan Fasilitas Pendidikan Senilai Rp 84,2 M
Atas kasus tersebut, KPU menunjuk Mochammad Afifuddin, Komisioner KPU menjadi Plt Ketua KPU menggantikan Hasyim. Keputusan itu diambil melalui rapat pleno tertutup di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (4/7).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya