Dark/Light Mode

Pengembangan Kasus Suap Pokir, KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Jatim

Rabu, 10 Juli 2024 18:32 WIB
Foto: Tedy Kroen/RM.
Foto: Tedy Kroen/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah seorang anggota DPRD di Jawa Timur, Rabu (10/7/2024).

Penggeledahan ini terkait pengembangan kasus yang sebelumnya menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim periode 2019-2024 Sahat Tua P. Simandjuntak (STPS) dkk.

“Ini perkara lama, pengembangan pokir (pokok pikiran) dana hibah. Penyidikan,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat dikonfirmasi, Rabu (10/7/2024).

Baca juga : Polda Sumut Tangkap 4 Terduga Kasus Pembakaran Rumah Wartawan Di Karo

“Penggeledahan kan salah satu giat di penyidikan untuk melengkapi alat bukti,” imbuhnya. 

Sahat divonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya 9 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan kepada Sahat.

Politikus Partai Golkar itu juga dibebani uang pengganti sebesar Rp 39,5 miliar paling lama satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Baca juga : Amankan Kandang, Banteng Geser Andika ke Jateng

Apabila tak mampu membayar uang pengganti dalam batas waktu tersebut, maka harta bendanya disita dan dilelang oleh jaksa.

Namun, apabila harta bendanya tidak mencukupi untuk menutupi uang pengganti, maka akan diganti dengan pidana empat tahun penjara.

Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan jaksa KPK yang ingin Sahat dihukum dengan pidana 12 tahun penjara.

Baca juga : Kembangkan Kasus Korupsi LNG Karen Agustiawan, KPK Tetapkan 2 Tersangka

Sahat terbukti menerima ijon fee dana hibah pokok pikiran (pokir) masyarakat yang bersumber dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2020-2022 serta APBD 2022-2024 yang masih akan ditetapkan untuk wilayah Kabupaten Sampang.

Total anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dana hibah kelompok masyarakat sebesar Rp 200 miliar.

Tindak pidana dilakukan Sahat bersama-sama dengan staf ahlinya, Rusdi; Kepala Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, sekaligus Koordinator Kelompok Masyarakat/Pokmas, Abdul Hamid; dan Ilham Wahyudi alias Eeng.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.