Dark/Light Mode

Diresmikan Jokowi, Pasar Jongke Kerek Ekonomi Warga Surakarta

Sabtu, 27 Juli 2024 23:02 WIB
Penandatanganan prasasti dan peresmian Pasar Jongker oleh Presiden Jokowi di Surakarta, Sabtu (27/7)
Penandatanganan prasasti dan peresmian Pasar Jongker oleh Presiden Jokowi di Surakarta, Sabtu (27/7)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pekerjaan rehabilitasi Pasar Jongke yang berada di Kelurahan Pajang, Kota Surakarta, Jawa Tengah. 

Peresmian Pasar Jongke secara seremonial dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo  didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dan Walikota Surakarta Teguh Prakoso, Sabtu (27/7). 

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan, pasar memiliki peran vital dalam menggerakkan perekonomian rakyat, di mana semua barang dan komoditas yang dihasilkan petani, nelayan maupun pengrajin diperjual belikan di pasar rakyat. 

Baca juga : KIT Batang Bakal Jadi Kawasan Yang Modern

Untuk itu, Pemerintah berkomitmen untuk melakukan perbaikan atau pembangunan pasar sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

"Dulu yang sebelumnya pernah ke Pasar Jongke, saya ingin tanya sekarang apakah lebih bagus? Saya sendiri juga kaget, mal saja kalah. Tetapi yang paling penting pasar harus ada tempat parkir sehingga pengunjung nyaman," kata Presiden. 

Dengan selesainya pekerjaan rehabilitasi Pasar Jongke, Jokowi berpesan kepada para pedagang untuk bisa melayani konsumen dengan baik dan ramah. Selanjutnya, kepada pengelola pasar untuk betul-betul menjaga kebersihan dan merawat bangunan pasar. 

Baca juga : Diresmikan Wapres, Taman Balekambang Diharapkan Kerek Ekonomi Kota Surakarta

"Jaga kebersihannya,  higienis  jangan sampai kotor dan bau, karena saya tadi masuk ke dalam betul-betul manajemennya sangat baik," katanya. 

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengatakan, pembangunan/rehabilitasi pasar dilakukan untuk memperbaiki fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis. 

"Rehabilitasi Pasar Jongke juga diselaraskan dengan kondisi lingkungan dan nilai-nilai kearifan lokal Kota Surakarta, sehingga pedagang maupun pembeli merasa nyaman," katanya. 

Baca juga : Mundur Dari Walkot, Gibran Diberi Hadiah Keris Dari DPRD Kota Surakarta

Rehabilitasi bangunan Pasar Jongke berada dibawa tanggung jawab Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah. Pekerjaan dimulai sejak Juli 2023, dengan kontraktor pelaksana PT Sinar Cerah Sempurna dengan anggaran APBN senilai Rp124,6 miliar. Pasar Jongke dibangun di atas lahan seluas 17,414 m2 dengan desain bangunan bertingkat 3 lantai seluas 29,542 m2. 

Pasar Jongke terdiri dari dari 1.601 unit kios, los, dan workshop dengan pembagian lantai 1 sebanyak 40 kios dan 7 kios gilingan serta 669 los dan 16 los arang. Selanjutnya lantai 2 terdiri dari 88 kios dan 477 los serta lantai 3 digunakan sebagai kios kuliner sebanyak 32 unit serta 19 unit workshop dan 253 pelataran.


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.