Dark/Light Mode

Gabungan Pendukung Prabowo-Gibran Deklarasi Satgas Relawan Indonesia Anti Judol

Selasa, 30 Juli 2024 11:52 WIB
Aktivis dan relawan pendukung Prabowo-Gibram membentuk Satgas Relawan Indonesia Anti Judi Online, di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2024). Foto: Istimewa
Aktivis dan relawan pendukung Prabowo-Gibram membentuk Satgas Relawan Indonesia Anti Judi Online, di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Aktivis dan relawan pendukung Prabowo-Gibram membentuk Satgas Relawan Indonesia Anti Judi Online, di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2024).

Satgas yang terdiri dari gabungan sejumlah relawan, di antaranya Projo, Projo Muda, Tokoh Gerakan Mahasiswa 98, Bara JP, Kornas Jokowi, Tri Sakti 08, Sekber Jokowi, ADKI, ReJO, dan Duta Jokowi secara resmi mendeklarasikan diri dengan misi mendorong Pemerintah memberantas bandar dan pelaku judi online dengan tegas. "Relawan ini dibentuk demi melindungi tumpah darah Indonesia dan Masyarakat dari pengisapan judi online. Karena, banyak kasus belakang yang mulanya sebab judi online," kata Bendahara Umum Projo Panel Barus di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2024).

Ia menyebutkan, langkah awal satgas relawan ini akan turun langsung ke masyarakat dan memasang spanduk-spanduk menyadarkan masyarakat.

Baca juga : Sebulan Operasi, Satgas Sukses Tekan 50 Persen Akses Ke Judi Online

"Kita Satgas Relawan Indonesia Anti Judi Online ini yang pertama kita akan bergerak turun ke bawah, lebih kepada menyadarkan akar rumput semua tentang bahaya judi online," ujarnya.

Ditambahkan Panel, sudah banyak korban dari masyarakat yang disebabkan oleh judi online dan itu harus segera ditindaklanjuti secara cepat.

"Karena tidak sedikit korbannya, tidak sedikit yang mati, ada yang membunuh karena judi online. Polisi bahkan ada yang meninggal karena judi online, banyak angka perceraian, ternyata penyebabnya judi online juga," tuturnya.

Baca juga : Prabowo-Gibran Sedang Seleksi Calon Menteri

Dia menjelaskan, Satgas Relawan akan menyentuh langsung ke masyarakat di akar rumput. Upayanya dengan cara berkampanye dan sosialisasi langsung hingga lewat forum diskusi.

"Dalam waktu dekat akan mendorong diskusi publik tentang bahaya judi online. Kita akan undang satgasnya Pemerintah supaya bersuara ke publik. Kita akan undang Pak Menko Polhukam, undang Pak Menkominfo, Kapolri, Panglima TNI, OJK, PPATK, tokoh agama dari MUI, NU, PGI, KWI semua kita undang. Pemilik-pemilik perusahaan pabrik-pabrik supaya semua bersuara," paparnya.

Selain itu, kata dia pihaknya akan mengundang mahasiswa atau akademisi untuk berbicara soal bahaya judi online, dan bagaimana penanganannya.

Baca juga : Mahfud Ungkap Rumitnya Penuntasan Kasus HAM Berat Di Indonesia

Dalam waktu dekat, mereka akan membuat apel siaga berkampanye langsung dengan alat peraga ke masyarakat di Jabodetabek.

"Kita akan bikin Apel Siaga, masang spanduk, masang alat peraga untuk menyadarkan masyarakat. Projo, misalnya, kan punya cabang di seluruh provinsi, begitu juga relawan yang lain," tuturnya.

"Ini punya struktur di daerah, nanti kita ketemu membuat deklarasi juga yang sama, karena kalau ini sudah gawat darurat, kami tidak mau cita-cita Indonesia Emas 2045 dibegal, batal, gagal bisa tercapai gara gara virus judi online ini," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.