Dark/Light Mode
Mau Ikut Misa Agung Bersama Paus Fransiskus Di Dili
Ingat, WNI Wajib Kantongi Dokumen Lengkap Imigrasi
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mengingatkan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin mengikuti misa agung bersama Paus Fransiskus di lapangan Tasi Tolu, Dili, Timor Leste, Selasa (10/9/2024), mempersiapkan dokumen keimigrasian lengkap. Kelengkapan dokumen dibutuhkan, meski WNI melakukan perjalanan melalui Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelaksaan Tugas (Plt) Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemeko Polhukam Janedjri M Gaffar mengungkapkan, berdasarkan hasil pertemuan antara Kementerian Agama (Kemenag) dengan Kementerian Administasi Negara Timor Leste, umat yang akan melintas ke Timor Leste melalui NTT untuk mengikuti misa agung bersama Paus Fransiskus, harus resmi dan memiliki dokumen keimigrasian lengkap.
Menurutnya, kelengkapan dokumen keimigrasian menjadi syarat wajibkarena menyangkut berbagai aspek dan hubungan baik antara Indonesia dan Timor Leste.
Baca juga : Golkar Klaim PKS Dan NasDem Dukung Jaro Ade
“Pergerakan WNI dari NTT ke Dilli dalam jumlah besar tentu memerlukan pengelolaan. Hal itu terkait aspek keimigrasian, kepabeanan, logistik, kesehatan, utamanya keamanan,” ujar Janedjri melalui keterangan tertulisnya, Selasa (13/8/2024).
Dia menambahkan, pihak Imigrasi Kupang dan Atambua sudah mengambil langkah 'jemput bola' untuk memberikan pelayanan pembuatan paspor secara lebih cepat dan tepat kepada masyarakat.
“Selain itu, PLBN Motaain telah menyiapkan langkah antisipasi atas potensi lonjakan jumlah pelintas terutama pada hari-H,” imbuhnya.
Baca juga : Duh, Program Siaran Digital Belum Jangkau Daerah 3T
Terpisah, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT Bernadeta Meriani Usboko menyatakan, daerahnya telah mengambil langkah koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberi pelayanan yang baik kepada para pelintas. Namun, pihaknya belum mengantongi jumlah pasti para pelintas yang akan mengikuti misa agung di Dili.
“Kami telah melaksanakan rangkaian koordinasi dengan pihak terkait. Tapi, persoalan utama yang belum tuntas, yakni kepastian data pelintas WNI yang akan menuju Timor Leste,” ujar Meriani.
Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang Rm Erick Fkun menyatakan, jumlah WNI yang akan mengikuti misa agung bersama Paus Fransiskus di Dili tercatat 364 orang. Namun, dia meyakini, jumlah tersebut masih bisa bertambah jelang hari H.
Baca juga : Menperin: Industri Manufaktur Dalam Negeri Bisa Bangkit Lagi
“Dari 364 orang itu, 80 persennya telah memiliki dokumen lengkap,” ungkapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.