Dark/Light Mode

Asta Cita Prabowo-Gibran, Wujudkan Swasembada Pangan Dan Kemerdekaan Petani

Jumat, 16 Agustus 2024 13:50 WIB
Sekjen Pemuda Tani Indonesia, Suroyo. Foto: Istimewa
Sekjen Pemuda Tani Indonesia, Suroyo. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Pemeritahan ke depan akan mendirikan lembaga pembiayaan untuk usaha tani rakyat untuk memperkuat struktur permodalan, menjamin keberlangsungan usaha, dan pengembangan usaha.

Pada Asta Cita yang memuat 8 Program Hasil Terbaik Cepat Poin 5, program Kredit Usaha Tani-Perternakan akan dijalankan untuk mendukung modernisasi model bisnis pertanian. Hal ini digalakkan meliputi tata niaga agribisnis dan sistem pemasaran sektor pertanian melalui inovasi teknologi.

Pemerintah, lanjutnya, juga akan menjamin harga pangan yang menguntungkan petani, peternak, dan nelayan, sekaligus terjangkau bagi konsumen. Sehingga tata kelola impor pangan pokok dan utama berjalan lebih efektif dan optimal, serta tetap mampu menjaga stabilitas dan kepastian harga di tingkat petani, terutama di saat panen raya.

Baca juga : Mewujudkan Cita-cita Kemerdekaan

Karena itu, petani tidak ditinggalkan sendiri, para pihak dilibatkan oleh pemeritnah untuk menjamin ketersediaan pangan pokok yang berkelanjutan melalui BUMN holding pangan ID Food.

Memberdayakan dan memperkuat peran dan fungsi Bapanas, Bulog, bersama BUMN holding pangan ID Food sebagai regulator dan produsen pangan pokok yang strategis, baik untuk peningkatan produksi berkesinambungan, pertumbuhan ekspor, dan upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok dan komoditas pertanian strategis lainnya.

"Program-program di BUMN lainnya, universitas, dan lembaga penelitian juga diperkuat dalam bidang pemuliaan tanaman dan teknologi benih," sambungnya.

Baca juga : AIA Vitality Kolaborasi Dengan Kopi Kenangan Meriahkan Momen Kemerdekaan RI

Prabowo-Gibran, lanjutnya, akan memerdekakan petani, nelayan, peternak, dan masyarakat desa secara sosial-ekonomi direvitalisasi dan diperkuat dengan peran Koperasi Unit Desa (KUD). Koperasi sebagai manifesati dari demokrasi ekonomi dan lembaga ekonomi yang berwatak kekeluargaan merupakan pelaksanaan dari mandat Pasal 33 UUD 1945. Pasar rakyat juga akan ditumbuhkembangkan untuk meningkatkan produksi dan kosnumsi, termasuk daya beli masyarakat desa.

Selanjutnya, pasar rakyat disangga dengan penguatan kelembagaan masyarakat yang bekerja di sektor pertanian, kehutanan, perikanan, kelautan, peternakan, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif, sebagaimana yang tertuang dalam Asta Cita 3: Mendorong Mendorong Industri Kreatif.

Dari segi pemenuhan pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) pemerintahan yang akan datang akan menerapkan program makan bergizi gratis. Pada bagian 8 Program Hasil Terbaik Cepat Poin 1, pemberian makan bergizi gratis dan susu di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil.

Baca juga : Presiden Terpilih Prabowo: Kita Lanjutkan IKN, Kalau Bisa Percepat

"Bahan pangan yang akan digunakan untuk program ini berasal dari keluarga petani dan produksi pertanian dalam negeri," sebut Suroyo.

Suroyo mengungkapkan, Pemuda Tani Indonesia akan terlibat, mengawal, dan memastikan Asta Cita untuk petani dan masyarakat desa berjalan sesuai harapan. Swasembada Pangan beserta program-program yang telah disampaikan, diyakini akan membawa kemerdekaan petani dan masyarakat desa.

"Tentu Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kerja bersama antar pihak sangat menentukan. Termasuk aktor utama dari kebijakan yakni petani, nelayan, peternak, dan masyarakat desa. Dengan demikian pada tahun 2029 kelak, kita semua sebagai bangsa memiliki pijakan kokoh dalam sektor pertanian untuk menyongsong Indonesia emas Tahun 2045," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.