Dark/Light Mode

IPHI 1987 Jateng Gelar Family Gathering, Bahas Pola Asuh Anak di Era Digital

Senin, 19 Agustus 2024 17:20 WIB
Cornelia Agatha memberikan paparan terkait pola asuh anak di era digital pada acara Family Gathering IPHI 1987, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (18/8/2024). (Foto: Istimewa)
Cornelia Agatha memberikan paparan terkait pola asuh anak di era digital pada acara Family Gathering IPHI 1987, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (18/8/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - DPD Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) 1987 Jawa Tengah menggelar Family Gathering yang berlangsung meriah di Gedung Oudetrap, Kota Lama, Semarang, Minggu (18/8/2024). Acara dihadiri sejumlah pengurus dari berbagai wilayah, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, serta pengurus pusat. Ketua Umum IPHI 1987 Sahala Siahaan bersama dengan jajaran pengurus pusat lainnya turut hadir.

Topik pola asuh anak di era digital menjadi salah satu fokus utama dalam family gathering ini, dengan menyuguhkan diskusi yang relevan dan edukatif bagi para peserta. Seminar mengenai pola asuh anak di era digital ini dibawakan Cornelia Agatha, seorang artis sekaligus pemerhati anak yang telah lama aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan edukasi.

Dalam paparannya, Cornelia menyoroti bagaimana perkembangan teknologi, terutama internet dan perangkat digital, telah mengubah cara orang tua mendidik anak-anak mereka.

"Anak-anak zaman sekarang tumbuh dengan teknologi di tangan mereka, dan ini membawa tantangan tersendiri bagi para orang tua. Penting untuk memahami cara yang tepat dalam mendampingi anak-anak agar mereka dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan tidak terjebak dalam dampak negatifnya," ujar Cornelia, di hadapan para peserta seminar, seperti keterangan yang diterima redaksi, Senin (19/8/2024).

Baca juga : KAI Logistik Fasilitasi Distribusi Ikan Hias Pelaku Usaha Binaan KKP di Blitar

Cornelia menekankan, pendekatan dalam pola asuh anak harus disesuaikan dengan tantangan era digital, seperti penggunaan media sosial, game online, dan akses informasi yang tidak terbatas. Orang tua perlu membekali anak dengan keterampilan literasi digital, sehingga mereka dapat menjadi pengguna teknologi yang bijak dan kritis.

Selain itu, Cornelia juga berbagi tips praktis dalam menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan aktivitas fisik, serta pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. "Komunikasi adalah kunci. Anak-anak perlu merasa didengarkan dan didukung, terutama dalam menghadapi dunia digital yang kadang bisa sangat membingungkan bagi mereka," tambahnya.

Seminar ini mendapatkan sambutan positif dari para peserta, terutama para orang tua yang merasa mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana menghadapi tantangan dalam membesarkan anak di era yang serba digital. Ketua Umum IPHI 1987 Sahala Siahaan menyatakan, diskusi seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan, mengingat perubahan zaman yang semakin cepat dan kompleks.

Pada sesi seminar selanjutnya, membahas materi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini yang disampaikan pakar drone Didit, dengan tema "Perkembangan Hukum dalam Teknologi Drone". Dia menjelaskan, regulasi terkini serta implikasi hukum penggunaan drone di Indonesia. Seminar ini diikuti dengan antusias, mengingat teknologi drone semakin berkembang dan banyak digunakan dalam berbagai sektor.

Baca juga : Gelar Rapim, Pj Gubernur Jabar Bahas Program Makan Bergizi Gratis

Dalam sambutannya, Sahala Siahaan menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan, acara ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah awal untuk mengadakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi anggota serta masyarakat pada umumnya.

“Kami akan terus berupaya menghadirkan program-program yang tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Sahala.

Ketua DPD IPHI 1987 Jawa Tengah Victor Nirzam menyatakan, akan melaksanakan instruksi untuk menggelar edukasi serta sosialisasi terkait drone, PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat) untuk mahasiswa yang baru lulus dan profesional, Seminar tentang PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) pajak dan asuransi untuk peningkatan kemampuan anggota IPHI 1987 wilayah Jawa Tengah.

Family Gathering IPHI 1987 ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kolaborasi antaranggota adalah kunci keberhasilan organisasi dalam menjalankan misinya. Acara yang penuh kehangatan dan kekeluargaan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan di masa mendatang dengan program-program yang lebih inovatif dan bermanfaat.

Baca juga : Di Banten, Golkar-Gerindra Tak Bisa Disatukan

Kegiatan family gathering ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan bagi anggota IPHI 1987 untuk memperluas pengetahuan, termasuk dalam hal pendidikan anak dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Dengan adanya seminar ini, IPHI 1987 menunjukkan komitmen untuk tidak hanya berperan dalam bidang hukum, tetapi juga dalam aspek-aspek sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.