Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa kepindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan ditunda. Penundaan ini terkait dengan belum selesainya pembangunan infrastruktur digital di wilayah tersebut.
Azwar Anas menjelaskan bahwa Presiden Jokowi tidak ingin tergesa-gesa dalam memutuskan kepindahan ASN. "Karena kalau ASN ke IKN bukan hanya soal pindah kantor tapi berubah budaya digital. Jadi, infrastruktur digital harus selesai dan lain-lain," ujar Azwar Anas di Istana Kepresidenan Jakarta, dilansir ANTARA, Selasa (22/8).
Baca juga : 84 Pasang Calon Kepala Daerah Daftar Ke KPU Jatim
Ia juga menyebutkan bahwa rumah susun untuk ASN sudah siap dihuni, namun kepindahan secara bertahap baru akan dilakukan setelah kesiapan perkantoran dan sistem digitalnya tuntas.
Dalam perkembangan terkini, Presiden Jokowi juga menyoroti bahwa kesiapan Bandara di IKN menjadi faktor penentu untuk memastikan kepindahan dirinya dan ASN ke ibu kota baru.
Baca juga : Presiden Jokowi Resmikan Sejumlah Infrastruktur di Jabar
"Kita tunggu skema-nya sambil menunggu penyelesaian secara tuntas hunian dan perkantoran. Menteri PU dan Otorita menyampaikan ada keterlambatan karena cuaca, sehingga bandara belum bisa dituntaskan," tambah Azwar.
Pada Agustus lalu, Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa kepindahan ASN ke IKN tidak akan dipaksakan jika kondisi di lapangan belum mendukung. "Rencana masih September, tetapi kita tidak ingin memaksakan," tandas Presiden.
Baca juga : Pindah Ke IKN, Jokowi Tunggu Bandara Selesai
Kepindahan ASN ini akan terus dipantau seiring dengan penyelesaian infrastruktur yang dibutuhkan di IKN, termasuk kesiapan rumah susun dan bandara yang menjadi kunci utama dalam proses tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya