Dark/Light Mode

ASN Perlu Tahu, Ini Kata Jokowi Soal Kapan Angkat Koper Ke IKN

Jumat, 6 September 2024 17:43 WIB
Presiden Jokowi. Foto: Randy Tri Kurniawan/RM
Presiden Jokowi. Foto: Randy Tri Kurniawan/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menegaskan bahwa perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak akan dilakukan tergesa-gesa. 

Menurut Presiden, perpindahan baru akan dilakukan setelah seluruh fasilitas di IKN, baik fasilitas inti maupun pendukung, siap digunakan. 

Hal ini diutarakan Presiden Jokowi saat meresmikan Flyover Djuanda di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/9).

"Saya kira kita pindah itu kalau betul-betul siap, termasuk saya ini juga sama. Pindah betul-betul memang harus siap betul," kata Jokowi. 

Baca juga : Alasan Jokowi Tunda Kepindahan ASN Ke IKN Bulan Ini

Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh agar proses perpindahan ASN berjalan lancar tanpa hambatan.

Kepala Negara juga merinci rencananya untuk terus memantau pembangunan IKN. Ia berencana melakukan kunjungan berkala ke lokasi guna memastikan pembangunan berjalan sesuai target. 

“Akan terus berkunjung ke sana, tiga hari, empat hari, untuk mengonsolidasi dengan Kepala Otorita IKN agar sesuai dengan target yang ditentukan,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Kepala Negara menekankan bahwa perpindahan ASN tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru. Proses perpindahan membutuhkan perencanaan matang, melihat perkembangan fasilitas yang terus dibangun di IKN. 

Baca juga : Malam Ini, Jokowi Hadiri Penutupan Rapimnas Gerindra Di Indonesia Arena GBK

“Jadi tidak segampang yang kita bayangkan pindah, langsung pindah, karena menyangkut apakah rumahnya siap, apakah apartemennya siap. Kalau apartemennya siap, apakah airnya juga siap, listriknya juga siap, semuanya ini perlu,” jelas Jokowi.

Pembangunan IKN, menurut Presiden, adalah proyek besar yang melibatkan banyak aspek. Ia ingin memastikan perpindahan ASN berjalan sesuai dengan kesiapan infrastruktur yang ada. 

Sehingga bukan hanya soal fisik bangunan yang menjadi pertimbangan, tapi juga sebuah ekosistem besar yang harus hidup.

Jokowi berharap pembangunan IKN menciptakan interaksi nyata antara masyarakat yang tinggal di sana. 

Baca juga : Sambut Paus Fransiskus, Unika Atma Jaya Serukan Semangat Toleransi

"Kita harapkan nanti betul-betul interaksi di antara masyarakat, di antara warga yang tinggal di IKN, baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya, dan lain-lain," tutup Presiden.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :