Dark/Light Mode

Sambut Paus Fransiskus, Unika Atma Jaya Serukan Semangat Toleransi

Rabu, 28 Agustus 2024 15:57 WIB
Sambut Paus Fransiskus, Unika Atma Jaya Serukan Semangat Toleransi

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka menyambut kunjungan kenegaraan Paus Fransiskus ke Indonesia, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menggelar seminar nasional yang berjudul 'Agama dan Kemanusiaan: Lintas Keyakinan Menuju Persaudaraan Sejati'. Seminar ini dilaksanakan di ballroom Yustinus, Unika Atma Jaya, Semanggi, Jakarta, Rabu (28/8/2024). 

Acara dengan skala nasional ini menghadirkan pembicara kunci yaitu Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta dan Prof KH. Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal. Selain itu juga hadir sebagai panelis diskusi dalam acara ini Agustinus Prasetyantoko dari Unika Atma Jaya, Franz Magnis-Suseno SJ seorang pemuka agama dan pengajar filsafat, Sukidi Mulyadi cendekiawan Muhammadiyah, dan Inayah Wahid selaku aktivis.

Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Yuda Turana. Kata Prof Yuda, Unika Atma Jaya selalu menanamkan prinsip persaudaraan sejati dan menghargai setiap perbedaan yang ada.

Baca juga : Daftar Pilgub Jateng, Andika Anggap Lawan Lebih Perkasa

“Unika Atma Jaya memiliki nilai inti KUPP (Kristiani-Unggul-Profesional-Peduli) yang dihidupi sebagai landasan berkarya dan belajar setiap harinya. Lebih dari itu, prinsip toleransi dan membangun persaudaraan sejati selalu diutamakan. Ini juga menjadi keunggulan Atma Jaya dalam mendidik generasi muda untuk tidak melupakan nilai-nilai kehidupan,” kata Prof Yuda, mengawali sambutannya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Atma Jaya, Linus M. Setiadi, menyampaikan bahwa seminar ini dapat dimaknai secara luas untuk memperkuat toleransi, persatuan, dan bahkan perdamaian dunia di tengah situasi yang tidak menentu. 

“Indonesia yang dikenal dengan keberagamannya mencerminkan kekayaan yang luar biasa. Melalui acara seminar nasional yang bertempat di Atma Jaya ini dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang dapat menjadi cerminan untuk menciptakaan harmoni persaudaraan di antara manusia,” ujar Linus M.

Baca juga : Banteng Tegaskan Bukan Cuma Tempat Tebengan

Lebih lanjut, Linus juga menjelaskan bahwa unit karya Atma Jaya seperti rumah sakit, klinik, dan apotek Atma Jaya terus memberikan kontribusi peningkatan kualitas kesehatan masyrakat melalui program-program yang menyasar pada masyarat Kecil Lemah Miskin Terpinggirkan dan Disabilitas.

Di kesempatan sama, Prof Nasaruddin Umar menyatakan sudah saatnya seluruh umat beragama membangun kebersamaan yang hakiki. Indonesia adalah bangsa yang ramah, toleran, dan menjunjung tinggi nila-nilai kemanusiaan.

"Kebaikan dan persatuan antar umat beragama adalah tujuan kita bersama. Saya tidak ingin menyorot perbedaan, melainkan lebih fokus pada upaya memperkuat persatuan dan kesatuan di antara kita. Karena pada hakikatnya, kita semua adalah bagian dari kemanusiaan yang sama. We are the one and we are the same,” ujar Prof Nasar. 

Baca juga : Mengenal Paus Fransiskus, Pemimpin Agung Katholik Pembawa Pesan Persaudaraan

Sedangkan Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo menyebut iman yang sejati mengutamakan persaudaraan yang tulus dan berbuah pada tindakan nyata. 

"Kita dipanggil untuk saling peduli, terutama terhadap sesama dan lingkungan. Masalah lingkungan yang kompleks menuntut kita untuk menggabungkan berbagai ilmu disiplin, didukung oleh kekuatan doa, dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Dengan demikian, kita tidak hanya menjadi umat beriman yang taat, tetapi juga menjadi warga yang bertanggung jawab," papar Ignatius. 

Adapun seminar nasional ini dihadiri oleh lebih dari 400 peserta. Tersebar dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Harapannya agar generasi muda para penerus bangsa dapat lebih memahami pentingnya toleransi dan kebersatuan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.