Dark/Light Mode

Gelar Nikah Terpadu, Kemenag Ikut Meriahkan MTQN ke-30 Kalimantan Timur

Jumat, 13 September 2024 07:49 WIB
Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan program Nikah Terpadu di Convention Hall Samarinda, Kalimatan Timur. (Foto: Istimewa)
Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan program Nikah Terpadu di Convention Hall Samarinda, Kalimatan Timur. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan program "Nikah Terpadu" di Convention Hall Samarinda, Kalimatan Timur, Selasa (10/9/2024).

Kegiatan ini berlangsung di tengah rangkaian acara Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-30 di Kaltim.

Acara Nikah Terpadu melibatkan pasangan calon pengantin dari berbagai daerah di Benua Etam.

Baca juga : Alasan Jokowi Tunda Kepindahan ASN Ke IKN Bulan Ini

Peserta mendapatkan kemudahan dalam proses pernikahan. Termasuk fasilitasi administrasi dan bimbingan pranikah dari tim penyuluh agama yang disiapkan oleh Ditjen Bimas Islam.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim, Abdul Kholiq, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pernikahan yang sah, sesuai dengan aturan agama dan negara.

"Melalui acara Nikah Terpadu ini, kami berharap dapat terbentuk keluarga-keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta mampu menjaga ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan zaman," kata Kholiq, dalam keterangannya yang diterima wartawan, Jumat (13/9/2024).

Baca juga : Leo/Bagas Pecahkan Mitos Manusia Silver

Penghulu yang bertugas adalah kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang ditunjuk oleh negara di Kaltim.

Kepala KUA bertindak sebagai wali bagi anak-anak yang tidak memiliki orang tua, atau bagi orang tua yang menyerahkan anaknya untuk dinikahkan.

Pendaftaran untuk nikah massal atau terpadu diinformasikan melalui akun media sosial Kemenag di masing-masing wilayah KUA. Masyarakat dapat mendaftar secara online atau langsung di KUA terdekat.

Baca juga : Jawab Pansus, Kemenag Tegaskan Tak Ada Jual Beli Kuota Haji

Kegiatan seperti ini diadakan setiap tahun oleh Kemenag melalui Bimas Islam. Untuk tahun ini dirangkaikan dengan pelaksanaan MTQN. Masyarakat menyambut positif program Nikah Terpadu ini.

Agus dan Zyifah, salah satu pasangan termuda yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku sangat terbantu.

"Kami berterimakasih kepada panitia dan Pemerintah karena telah mempermudah proses pernikahan kami. Ini adalah momen yang sangat spesial. Apalagi, dilaksanakan dalam acara sebesar MTQN," pungkas Zyifah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.