Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Iming-iming Gaji Besar
Masih Banyak Yang Tergiur PMI Ilegal
Selasa, 17 September 2024 07:25 WIB
Sebelumnya
Menurut Wahyu, deklarasi ASEAN mengenai pencegahan trafficking di sektor penyalahgunaan teknologi digital yang dikeluarkan saat Indonesia menjadi ketua pada tahun lalu, belum tampak tindak lanjutnya.
“Harusnya, deklarasi itu bisa efektif menjangkau wilayah-wilayah Kamboja, Myanmar, Laos yang menjadi locus dari scamming online. Deklarasi ASEAN tidak boleh sekadar dokumen. Harus menjadi dasar tindakan konkret, termasuk kesepakatan bilateral dan kerja sama antar-aparat kepolisian se-ASEAN,” tegasnya.
Senada, anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo juga mendorong edukasi kepada masyarakat, untuk merespons maraknya kasus TPPO bermodus lowongan kerja ke luar negeri.
Baca juga : RSUD Tarakan Siapin Layanan Luka Bakar
Dia juga mengingatkan masyarakat tidak tergiur bekerja menjadi PMI tanpa jalur resmi.
“BP2MI harus melakukan tindakan pencegahan bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait dan Pemerintah Daerah. Dengan begitu, sosialisasi atas bahaya PMI ilegal bisa sampai kepada seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.
Di media sosial X, netizen ramai membahas lowongan kerja ke luar negeri yang berseliweran di media sosial. Sebab, syaratnya lumayan mudah, gaji sangat menggiurkan, hingga banyak yang tertipu lantaran jadi korban TPPO.
Baca juga : Ac Milan Vs Liverpool, Adu Taktik Dua Pelatih Baru
Akun @6ang_4azin heran dengan banyaknya mayarakat yang masih tergiur bekerja di luar negeri melalui jalur ilegal. Padahal, sudah banyak korban, mulai dari disekap, dianiaya, sampai ada yang meninggal dunia.
“Aku cuma bisa ngelus dada. Hanya bisa bilang, hati-hati guys, jangan sampai jadi korban perdagangan orang. Mengadu nasib di negeri orang harus lewat agen/perusahaan yang legal dan kredibel,” pesannya.
Akun @Andibakro18 menyatakan, salah satu penyebab banyaknya masyarakat tergiur bekerja di luar negeri, karena mereka kesulitan mencari pekerjaan di negeri sendiri.
Baca juga : Tennis Davis Cup 2024, Kanada Kandaskan Inggris
“Siapa yang tidak tergiur bekerja di luar negeri, gajinya tinggi? Namun, mereka kurang mendapat pengetahuan soal risiko yang akan diterima jika menggunakan jalur ilegal,” cuitnya.
Senada, akun @saintpartney mengatakan, lowongan kerja ke luar negeri banyak yang mencurigakan, dan telah banyak dibahas pula di medsos. Tapi, peminatnya tetap banyak.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 17 September 2024 dengan judul Iming-iming Gaji Besar, Masih Banyak Yang Tergiur PMI Ilegal
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya