Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Taufan Rahmadi Yakin Indeks Pariwisata Indonesia Tembus 5 Besar Dunia
Rabu, 18 September 2024 13:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pakar strategi pariwisata nasional, Taufan Rahmadi optimis, presiden terpilih Prabowo Subianto mampu membawa Indonesia masuk dalam peringkat lima besar Travel & Tourism Development Index (TTDI) pada 2027.
Taufan juga yakin, Indonesia akan menjadi salah satu dari 20 negara dengan kunjungan wisatawan mancanegara terbanyak di dunia pada tahun 2028, sebagai persiapan menuju Pariwisata Emas 2045.
"Masuk 5 besar TTDI itu harapan yang saya yakin akan menjadi kenyataan. Itu tergambar dari visi misi Pak Prabowo yang jelas dalam kepariwisataan," kata Taufan dalam pernyataannya, Rabu (18/9).
Indeks Travel and Tourism Development Index (TTDI) diukur oleh Bank Dunia selama dua tahun sekali. Pada indeks daya saing kepariwisata Indonesia 2021, Indonesia berhasil melampaui negara tetangga di ASEAN yakni Malaysia, Vietnam, Thailand dan Filipina.
Penilaian tersebut di antaranya meliputi kebijakan pendukung pariwisata dan perjalanan, sumber daya yang mendorong permintaan pariwisata dan pariwisata yang berkelanjutan.
Baca juga : Inggris Hargai Indonesia Sebagai Teman Dan Mitra
Dalam daftar yang dirilis World Economic Forum pada 21 Mei 2024, posisi Indonesia kembali naik 10 peringkat, dari rangking 32 menjadi 22 dunia.
Indonesia mendapat skor 4,46 dengan posisi sembilan peringkat di bawah Singapura yang meraih skor 4,76 dan berada di ranking 13.
Posisi Indonesia jauh lebih baik dari negara tetangga di Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia (35) dengan skor 4,28; Thailand (47) dengan skor 4,12; dan Vietnam (59) dengan skor 3,96.
Untuk mewujudkan itu, Taufan mengatakan, bersama para Dewan Pakar di TKN Prabowo Gibran, pihaknya telah menyusun kebijakan strategis di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.
Salah satunya dengan fokus memaksimalkan destinasi super prioritas yang merupakan bagian dari program “10 Bali Baru” .
Baca juga : Nabilah Alhabsyi: Kualitas Produk Laut Indonesia, Solusi Kesehatan dan Ekonomi
"Harapannya, destinasi tersebut tidak hanya dapat menjadi daya tarik wisatawan, namun juga menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan warga setempat," jelas tokoh NTB yang membawa Lombok meraih penghargaan internasional sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia di ajang World Halal Travel Award 2015 di Abu Dhabi, UAE.
Ada pun lima destinasi super prioritas itu yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan wisata bahari di Likupang (Sulawesi Utara).
"Dengan itu kami juga optimistis target jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia terus meningkat," jelasnya.
Langkah lain adalah dengan terus mendorong Program Asta Cita Pariwisata yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, melestarikan lingkungan alam dan budaya, serta mengembangkan kecerdasan spiritual.
"Program ini menjadi tonggak penting dalam upaya untuk memastikan bahwa pariwisata Indonesia berkembang dengan cara yang berkelanjutan dan inklusif," katanya.
Baca juga : Selangkah Lagi FEB UI Masuk 1 Persen Kampus Bisnis Terbaik Dunia
Taufan yakin dengan program-program Prabowo yang mengembalikan pariwisata kepada jati dirinya, berupa pembangunan pariwisata yang berusaha meletakkan pelaku pariwisata, pelaku ekraf, pelaku seni dan budaya dalam entitas yang satu ekosistem menjaga kelestarian alam dan nilai adat istiadat budaya mampu mengangkat pariwisata Indonesa.
"Harapannya tentu mewujudkan pariwisata emas 2045, pariwisata yang maju yang memperkuat jati diri Indonesia di mata dunia," tutup Taufan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya