Dark/Light Mode

Badan Pembina TK Islam - DMI Gelar Munas Ke-5, Bangun Generasi Emas

Sabtu, 21 September 2024 19:52 WIB
Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam-Dewan Masjid Indonesia (BPTKI-DMI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) V. (Foto: Istimewa)
Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam-Dewan Masjid Indonesia (BPTKI-DMI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) V. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam Dewan Masjid Indonesia (BPTKI-DMI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) V di Hotel The Tavia Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (21/9/2024) hingga Senin (23/9/2024).

Ketua Umum BPTKI-DMI Siti Fatimah mengatakan, Munas ini akan menjadi ajang penting bagi para pengelola, pendidik, dan pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini berbasis Islam di bawah naungan Dewan Masjid Indonesia.

Fatimah menjelaskan, BPTKI-DMI adalah lembaga di bawah Dewan Masjid Indonesia yang berfokus pada pengembangan dan pembinaan Pendidikan anak usia dini (PAUD) berbasis Islam.

"Tujuannya adalah mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami, melalui penyelenggaraan pendidikan di Taman Kanak-Kanak Islam (TKI) yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Fatimah dalam keterangannya, Sabtu (21/9/2024).

Lebih lanjut Fatimah mengatakan, tema Munas V BPTK–DMI tahun ini adalah, “Dengan Munas V BPTKI-DMI, Kita Perteguh visi dan misi BPTKI dalam menuju terwujudnya generasi berIman berIlmu berTaqwa sehat, dengan memiliki Akhlak Mulia sejak Dini Usia.

Baca juga : HUT Ke-19, Pertamina EP Gelar Momen Berbagi Senilai Rp 456 Juta

Munas ini juga menurut Fatimah bertujuan untuk memperkuat peran Taman Kanak-Kanak Islam (TKI) dalam memberikan pendidikan karakter dan spiritualitas sejak dini.

"Selain itu, Munas ini menjadi sarana untuk memperbarui dan menyelaraskan program-program pendidikan yang inovatif, seiring dengan tantangan perkembangan zaman dan era digital," ujar Fatimah.

Mengevaluasi Program kerja serta mutu pendidikan anak usia dini dilingkup lingkungan di BPTKI, membuat rencana strategis dan menyusun rencana tindak lanjut.

Sementara itu Ketua Steering Commite Chandrawati Arifin mengatakan, agenda dalam Munas ini antara lain Arahan dari Ketua Umum BPTKI DMI tentang peran strategis TKI dalam membangun karakter anak yang berbudi pekerti luhur dan berakhlak mulia.

Selain itu ada juga diskusi panel dengan tema Membangun Generasi Emas Melalui Pendidikan TKI – Sesi ini akan menghadirkan para ahli pendidikan anak usia dini yang membahas strategi pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di tengah era digital.

Baca juga : Hima Persis Gelar Diskusi Merdeka dari Judi Online, Menggapai Indonesia Emas

Dan pemutakhiran Kurikulum dan Metode Pembelajaran–Fokus pada integrasi teknologi dan metode pembelajaran yang interaktif serta kreatif untuk mendukung perkembangan anak-anak di TK Islam.

"Kita juga akan melakukan Perbaikan/ Perubahan Anggaran Dasar (AD) Anggaran Rumah Tangga (ART), Pemilihan Ketua Umum/Pengurus Baru BPTKI-DMI untuk periode 2024-2029, diharapkan akan terpilih pengurus yang mampu membawa visi baru dalam pengembangan TK Islam di seluruh Indonesia," ujar Chandrawati.

Selain itu, kata dia, dilakukan Sidang Komisi dan Pleno dan Pembahasan mengenai evaluasi program-program sebelumnya serta penetapan rencana strategis untuk masa mendatang, termasuk penguatan sinergi antara masjid, keluarga, dan sekolah dalam membentuk lingkungan pendidikan yang kondusif.

Ketua Panitia Pelaksana Munas V BPTKI-DMI Siti Nuraini menyampaikan harapan pada Munas ini dapat menghasilkan berbagai kebijakan strategis untuk peningkatan kualitas pendidikan di TK Islam.

“Kami optimis Munas ini akan menjadi momen penting untuk memperkuat TK Islam sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pembinaan spiritual dan moral anak sejak usia dini," ujar Nuraini.

Baca juga : Kadin Daerah dan Anggota Luas Biasa Desak Digelar Munaslub Segera

Menurutnya, dengan bimbingan yang tepat, kami yakin generasi mendatang akan menjadi generasi emas yang siap menghadapi tantangan global.

Seluruh peserta Munas V BPTKI-DMI hadir sebanyak 26 provinsi, dengan masing-masing wilayah/provinsi mengutus setidaknya sebanyak lima orang sebagai perwakilan. (26 provinsi dan 260 Kabupaten/ Kota).

Selain acara munas, kegiatan ini juga diramaikan dengan pameran, bazaar, dan lomba sebagai rangka meningkatkan kompetensi pendidik di seluruh provinsi.

 “Semoga Munas BPTKI Ke–5 ini dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pendidik serta tenaga kependidikan di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini," pungkas Nuraini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.