Dark/Light Mode

Presiden Luncurkan Indonesia Islamic Financial Center

RI Makin Dekat Jadi Pusat Industri Halal

Rabu, 18 September 2024 07:05 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) memukul angklung saat meresmikan Kawasan Indonesia Islamic Financial Center (IIFC) di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (17/9/2024). Hadir menyaksikan peresmian tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir (kanan), Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga kiri), Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono (kedua kiri) dan Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi. Foto: AMA/RAKYAT MERDEKA/RM.ID
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) memukul angklung saat meresmikan Kawasan Indonesia Islamic Financial Center (IIFC) di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (17/9/2024). Hadir menyaksikan peresmian tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir (kanan), Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga kiri), Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono (kedua kiri) dan Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi. Foto: AMA/RAKYAT MERDEKA/RM.ID

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi, kemarin, meluncurkan Kawasan Indonesia Islamic Financial Center (IIFC). Kehadiran fasilitas itu diyakini bakal membuat Indonesia semakin dekat menjadi pusat industri dan ekosistem halal dunia.

Peluncuran tersebut ditandai dengan pembangunan gedung kembar, yakni BSI Tower dan Danareksa Tower.

Gedung ini berlokasi di kawasan Ring 1 Monumen Nasional Jakarta, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. IIFC dirancang sebagai sebuah kawasan yang ditetapkan menjadi global hub layanan jasa dan bisnis syariah.

Jokowi menyebut, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi syariah, maka harus tumbuh. Serta memiliki management modern, kompetitif, dan profesional dalam menjangkau pasar potensial di Tanah Air.

Baca juga : Rosan: Penerapan EBT Kita Tertinggal Target

“Diharapkan BSI terus tumbuh menjadi barometer perbankan syariah di Indonesia, juga di regional Asia dan dunia,” kata Jokowi saat peluncuran kawasan IIFC, di Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Pemerintah, kata Jokowi, menyambut baik kehadiran kawasan IIFC yang menjadi platform pada perkembangan ekonomi syariah. Serta mendukung industri halal, fesyen Muslim, wisata, industri makan dan minuman halal.

“Semua ini harus didukung perkembangannya, sehingga potensi yang dimiliki tidak lepas dan lari ke negara lain,” katanya.

Jokowi melanjutkan, Indonesia punya potensi untuk menjadi pusat industri halal dunia. Tapi dengan catatan, Indonesia harus memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Lalu langkah selanjutnya, menyiapkan pelaku industri halal di Indonesia.

Baca juga : Siap-siap, Warga Latihan Hadapi Gempa Dan Tsunami

“Indonesia memiliki penduduk Muslim sebanyak 236 juta orang. Ini menjadi market dan potensi besar yang harus dipikirkan,” tutur Presiden.

Optimisme tersebut, sambung Jokowi, bukan tidak mungkin terwujud. Hal ini melihat indikator industri keuangan syariah, terutama perbankan syariah, yang terus tumbuh lebih tinggi dibanding perbankan nasional.

“Aset bank syariah tumbuh sebesar 9,07 persen, sementara perbankan nasional tumbuh 8,9 persen. Dana Pihak Ketiga (DPK) bank syariah tumbuh 10,41 persen, sedangkan perbankan nasional tumbuh 8,43 persen,” rincinya.

Di kesempatan yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, dalam membangun kawasan IIFC, Kementerian BUMN memaksimalkan dua aset yang terletak di daerah strategis tersebut. Yaitu Danareksa Tower, yang memiliki investasi sebesar Rp 989 miliar, dan BSI Tower sebesar Rp 1,1 triliun.

Baca juga : Manchester City Vs Inter Milan, Duel Para Jawara

“Meski BSI gedungnya belum rampung, tapi 95 persen telah tersewa,” ujarnya.

Erick menuturkan, selama 10 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi, pembangunan infrastruktur yang menjadi jantung pertumbuhan ekonomi nasional, terus didorong.

Termasuk mendorong ekonomi syariah untuk terus bersinergi, melalui penggabungan bank syariah di BUMN.

Alhamdulillah, hasilnya luar biasa. BSI saat ini masuk Top 10 Sharia Global Bank,” kata Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.