Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Permudah Pemindahan ASN, Otorita IKN Bikin Fitur Aplikasi Iknow
Kamis, 17 Oktober 2024 07:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah mengembangkan sejumlah fitur dalam aplikasi Iknow. Langkah tersebut diharapkan mempermudah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindah secara bertahap ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai Januari 2025.
Deputi Transformasi Hijau dan Digital OIKN Mohammed Ali Berawi menyatakan, aplikasi Iknow diluncurkan pada Januari 2024.
Menurut dia, aplikasi tersebut telah mengalami berbagai pengembangan untuk membantu para ASN yang akan dipindahkan ke IKN tahun depan.
Baca juga : Gawat, Jabar Darurat Netralitas PNS Dan Kades
Salah satu fitur unggulan yang telah dihadirkan dalam Iknow, ungkap Ali, ialah Pindah Nusantara (Pintara). Fitur tersebut dirancang khusus untuk memberikan layanan terkait pemindahan ASN secara menyeluruh dan komprehensif.
Dia menjelaskan, melalui fitur Pintara para ASN akan memperoleh kemudahan dalam pengunduhan surat kepindahan, serta peningkatan efisiensi. Sebab, fitur tersebut terintegrasi langsung dengan sistem di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“(Dalam Pintara) para ASN dapat mengakses berbagai informasi penting, seperti pengunduhan surat keputusan kepindahan, informasi seputar transportasi dan tiket penerbangan menuju IKN, serta lokasi kantor dan hunian, termasuk prosedur check-in,” ujar Ali dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/10/2024).
Baca juga : DPR Usul Sidak Rutin, Awasi Kinerja Petugas
Lebih lanjut, dia menegaskan, aplikasi Iknow juga mengedepankan aspek perlindungan data pribadi dan keamanan siber. “Aplikasi itu dikawal khusus oleh Tim Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital OIKN untuk menjaga privasi dan keamanan data pribadi,” imbuhnya.
Direktur Data dan Kecerdasan Buatan pada Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital OIKN Adhiguna Mahendra menambahkan, aplikasi Iknow tak hanya dirancang untuk kenyamanan, tapi juga memperhatikan keamanan.
“Kami membentuk Tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dengan dukungan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta mendorong percepatan Sertifikasi ISO 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi OIKN,” ujarnya.
Baca juga : Top, Realisasi Investasi Capai Rp 9.117,4 Triliun
Adhiguna berharap, ekosistem digital yang sedang dibangun oleh OIKN dan adanya berbagai aplikasi seperti iKnow, dapat membuat pemindahan ASN ke IKN berjalan lancar, serta membawa dampak positif bagi transformasi Indonesia menuju masa depan digital berkelanjutan.
“Kami terus bekerja serta mendukung seluruh target dan timeline yang telah ditetapkan. Ekosistem digital akan menunjang terbentuknya ekosistem pemerintahan dan perkantoran di IKN,” harapnya.
Terpisah, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto mengatakan, sebanyak 16 rumah susun (rusun) ASN ditargetkan rampung akhir bulan ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya