Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ini Profil Sekjen Kemendag Yang Dipanggil Prabowo Ke Kertanegara
Kamis, 17 Oktober 2024 16:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekjen Kementerian Perdagangan (Kemendag) Budi Santoso turut dipanggil ke kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2024).
Usai memenuhi panggilan, Budi enggan membocorkan posisi apa yang akan ditempatinya kelak. Dia hanya diminta Prabowo membantu di pemerintahan selanjutnya.
"Tadi ada arahan dari Pak Prabowo. Pada prinsipnya nanti saya diminta membantu di pemerintahan beliau. Di mananya, masih menunggu," ujar Budi.
Sebelum dilantik sebagai Sekjen Kemendag pada 14 Agustus 2024 oleh Mendag Zulkifli Hasan, pria kelahiran 9 Februari 1968 itu pernah menjabat beberapa posisi di lingkungan Kemendag.
Baca juga : OSO: Banyak Yang Saya Kenal, Mereka Orang-orang Baik
Melansir laman Kemendag, Budi Santoso pernah menjabat Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri pada Desember 2022-Agustus 2024.
Kemudian, pada September 2020-Desember 2022 dia menjabat Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei dan pernah menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan pada Juni 2020-September 2020.
Pada tahun 2010, Budi Santoso menduduki jabatan Kasubdit Ekonomi Kreatif pada unit Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional dan dipromosikan menjadi Atase Perdagangan India.
Sekembalinya dari India, Budi Santoso diangkat sebagai Kepala Bagian Program dan Kerjasama pada unit Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.
Baca juga : Sri Mulyani Bilang Kemenkeu Batal Dipisah, Apa Kabar Badan Penerimaan Negara?
Budi Santoso sempat menjabat di berbagai jabatan Eselon II di lingkungan Kemendag, seperti Kepala Pusat Data dan Informasi tahun 2017, Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi tahun 2017, serta Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian tahun 2018.
Dari segi pendidikan, Budi Santoso memiliki latar belakang pendidikan Sarjana (S1) Komunikasi Massa di Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Dia melanjutkan pendidikan Magister (S2) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia dan kembali melanjutkan pendidikan S3 atau Doktor Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2023, Budi Santoso tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 6,86 miliar.
Laporan ini mengacu pada saat dia masih menjabat Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri.
Baca juga : Ini Materi Yang Disodorkan Prabowo Untuk Para Calon Menteri
Hartanya terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 5,01 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 661 juta, kas dan setara kas Rp1,41 miliar, harta lainnya Rp 70 juta dan utang Rp 288,5 juta.
Budi Santoso juga melaporkan kepemilikan tujuh bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Kota Tengerang, Sukoharjo dan Depok.
Sementara, rincian alat transportasinya adalah mobil Honda Jazz RS tahun 2019 seharga Rp 250 juta, mobil Hyundai Creta tahun 2022 senilai Rp 380 juta dan motor Yamaha Nmax tahun 2023 seharga Rp 31,6 juta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya