Dark/Light Mode

H-2 Pelantikan Presiden & Wapres: Panser Anoa Berjejer di Senayan, Karpet Merah Masih Ditutupin

Sabtu, 19 Oktober 2024 08:34 WIB
Panser Anoa bersiaga di Senayan menjelang pelantikan Presiden dan Wapres. (Foto: Tedy O Kroen/RM)
Panser Anoa bersiaga di Senayan menjelang pelantikan Presiden dan Wapres. (Foto: Tedy O Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang pelantikan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, pengamanan mulai diperketat. Jumat (18/10/2024) atau H-2 pelantikan, Panser Anoa sudah berjajar di Senayan. Sementara, karpet merah yang akan dilintasi Prabowo-Gibran di Gedung Nusantara alias Gedung Kura-kura, masih ditutup.

Prabowo dan Gibran akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029, Minggu (20/10/2024). Keduanya akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan Presiden Jokowi-Wapres KH Ma'ruf Amin.

Untuk menyukseskan agenda pelantikan, sejumlah pengamanan mulai bersiaga. Khususnya di Kompleks Parlemen. Kendaraan taktis seperti Panser Anoa diturunkan untuk mengamankan acara. Alutsista buatan PT Pindad itu, diparkir di belakang Gedung Kura-kura. Formasinya berjejer, menghadap jalan arteri di sekitaran Gedung MPR.

Kendaraan taktis lain seperti Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) J-Force milik Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU juga standby di Senayan. Kendaraan lapis baja ini siap mendukung upaya prajurit TNI mengamankan jalannya pelantikan Prabowo-Gibran.

Seharian kemarin, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) juga tampak sibuk dengan melakukan sterilisasi di sekitar area pelantikan. Di pintu-pintu masuk gedung, sejumlah mesin x-ray dipasang rapi untuk mendeteksi barang bawaan para tamu. Setiap sudut di Kompleks Parlemen juga diperiksa.

Baca juga : Makan Siang Terakhir Di Istana, Presiden Suguhkan Kambing Guling Untuk Kabinet

Untuk keindahan, MPR terus bersolek mendandani bagian dalam Gedung Kura-kura. Plt Sekjen MPR Siti Fauziah menerangkan, dekorasi untuk beberapa titik di Gedung Kura-kura rampung Jumat malam (18/10/2024). Sedangkan untuk ruang VVIP, sedang dikebut dan akan segera selesai.

Jika dekorasi dinilai masih kurang, Setjen MPR akan melakukan perbaikan dengan cepat. "Jadi, ini akan kita sesuaikan untuk gladi bersih besok (hari ini, red),” ucap Siti, di Gedung MPR, Jumat (18/10/2024).

Untuk karpet merah yang akan dilintasi Prabowo-Gibran, Siti memastikan, sudah siap. Karpet merah tersebut masih tertutup untuk meminimalisir terkena noda. "Bisa dilihat karpet sudah terpasang walaupun masih ditutup, karena takut kotor,” akunya.

Istana Kepresidenan Jakarta juga ikut bersiap-siap menyambut Presiden baru. Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, mengatakan akan ada acara pisah sambut antara Presiden Jokowi dengan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Proses ini dilakukan setelah Prabowo dilantik di Senayan.

"Akan ada acara menyambut Presiden baru di Istana," kata Ari, di Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta, Jumat (18/10/2024).

Baca juga : Korps Pemberantasan Korupsi Dipimpin Jenderal Bintang Dua

Untuk memeriahkan acara, kata Ari, akan ada hiburan rakyat, mengingat pelantikan ini merupakan selebrasi bagi rakyat. Hiburan ini digelar di sepanjang jalan yang dilintasi Prabowo dari Senayan menuju Medan Merdeka Utara.

"Lintasan dari Presiden baru mungkin di setiap jalan akan ada hiburan rakyat. Setelah itu, Bapak Presiden baru akan hadir di Istana dan ada proses pelepasan dari Presiden juga," terang Ari.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan, Prabowo dan Gibran bakal menyapa warga saat iring-iringan usai pelantikan. Kegiatan sapa warga itu, dilakukan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta. "Pasti itu (Prabowo-Gibran menyapa warga usai pelantikan)," ucap Kombes Latif, di Jakarta, Jumat (18/10/2024).

Di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin akan disediakan 13 panggung hiburan pesta rakyat. Panggung hiburan rakyat itu bakal digelar dalam tiga fase. Dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada 14.00 WIB.

Polda Metro Jaya pun sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Senayan, Sudirman, hingga Harmoni. Penerapan aturan itu dilakukan agar rute yang bakal dilewati Presiden maupun tamu VVIP setingkat kepala negara lancar.

Baca juga : Pulang Ke Solo,Jokowi Disiapkan Mobil AD 1 JKW

Ketatnya pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden mendapat atensi dari para netizen. "Inilah bukti bahwa momen pelantikan Presiden dan Wakil Presiden mendapat perhatian dan pengamanan dari institusi negara supaya tetap kondusif, dan aman terkendali," tulis @satriawiguna77

Akun @st_aisyaa mengingatkan sanksi yang akan diterima oleh pihak-pihak yang mencoba membuat ulah di momen pelantikan. "Penolakan pelantikan Presiden terpilih adalah pelanggaran hukum," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.