Dark/Light Mode

Mengandung Bakteri Bacillus Cereus

BPOM Minta Masyarakat Buang Saja Snack Latiao

Senin, 4 November 2024 07:25 WIB
Snack Latiao. (Foto: Dok. Cewek Banget)
Snack Latiao. (Foto: Dok. Cewek Banget)

 Sebelumnya 
Terpisah, Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Agus Sujatno mengatakan, pihaknya meng­apresiasi ketegasan dan langkah yang diambil BPOM dalam kasus Latiao. "Langkah BPOM melarang peredaran produk la­tiao patut diapresiasi,” ujarnya,

Agus juga meminta BPOM terus melakukan uji labolatorium terhadap produk-produk pangan yang beredar di masyarakat, khususnya seluruh produk Latiao yang kini telah beredar. Dia pun meminta mayarakat tak lagi membeli produk Latiao, meski baru empat merk yang telah memiliki hasil uji labolatorium.

"Kami berharap, BPOM men­gumumkan seluruh hasil uji labolatorium produk pangan kepada publik. YLKI juga me­ngusulkan kepada pemerintah untuk membuka akses poin atau pos pengaduan sebagai tindak lanjut KLBKP akibat Latiao yang terkontaminasi Bacillus Cereus," pintanya.

Baca juga : KPU Jakarta Cetak 8,4 Juta Surat Suara, 51 Ribu Rusak

Di media sosial X, beragam tanggapan muncul terhadap produk impor Latiao.

Akun @04JoFiKa meni­lai, Indonesia seharusnya bisa memproduk jajanan kemasan yang lebih sehat, dan berhenti mengimpor jajanan dari luar yang belum tentu sehat.

"Snack model begini saja kok harus import? Efek Tiktok nih. Tapi, sampai bikin anak-anak keracunan. Ayolah, mustahil penduduk 180 juta jiwa nggak bisa buat snack yang lebih sehat, bergizi, dan enak untuk dikon­sumsi," ujarnya.

Baca juga : Komisi IV DPR Siapakan Kunjungan Kerja Ke Papua

"Di stasiun dan warung-wa­rung dekat SD banyak yang jual nih Latiao. Informasi semacam ini harusnya diperintahkan agar disebarluaskan oleh Kelurahan hingga RT/RW,” timpal ujar akun @groeme66r5.

Sementara itu, akun @horeeggetar mendesak importir produk-produk Latiao harus diseret ke ranah hukum. Sebab, mereka sudah teledor, tidak memantau produk yang diimportnya. "Improtirnya harus di proses hukum nih. Mereka sudah teledor, menyababkan kasus keracunan," cuitnya.

Akun @muzaamroot55 me­minta Pemerintah memberikan perhatian kepada para produ­sen panganan ringan dalam negeri,agar bisa bersaing dengan produk impor. Dia meyakinu, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ne­geri, bisa menghasilkan produk snack yang lebih sehat dan ber­daya saing tinggi.

Baca juga : Hore, Tarif Sewa Rusun Pasar Rumput Diturunin

"Sebagai pelaku UMKM, kami hanya kurang perhatian. Kami bisa kok buat produk seje­nis yang lebih sehat dan bergizi. Makanya, kasih kami bantuan permodalan, perlindungan, agar bisa terus tumbuh dan berkem­bang, hingga bersaing dengan hasil produksi negara lain," harapnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 4 November 2024 dengan judul Mengandung Bakteri Bacillus Cereus, BPOM Minta Masyarakat Buang Saja Snack Latiao

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.