Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Audiensi Dengan Komdigi, PB HMI Sampaikan Dukungan Berantas Judi Online
Rabu, 20 November 2024 16:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kelompok organisasi kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam Cipayung Plus menyatakan komitmen mendukung Pemerintah memberantas judi online (judol).
Hal ini disampaikan Bagas Kurniawan, Ketua Umum PB HMI saat audiensi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta, Selasa (19/11).
Dalam sambutannya, Bagas mengungkapkan, pihaknya berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada Kemkomdigi dalam memberantas judol.
“Kita sepakat untuk ikut serta dalam rangka pemberantasan judol, khususnya melalui pencerdasan digital,”tegasnya.
Bagas menerangkan, bahwa PB HMI melalui Bidang Informasi dan Komunikasi telah memberikan edukasi dan mendeklarasikan Anti Judol dalam program digital education di beberapa daerah di Indonesia. Langkah ini sebagai upaya pemberantasan judol terhitung sudah running sebanyak 6 provinsi dan akan terus berlanjut ke seluruh provinsi di Indonesia.
PB HMI juga telah membuka kanal warung pengaduan judol sebagai upaya menggerakkan Instrumen HMI dari tingkat Komisariat, Cabang, Badko hingga Pengurus Besar.
Baca juga : Usai Kunjungi Pengungsi Lewotobi, Kapolri Hadiri Doa Bersama Di Bali
Selain itu, untuk mendukung infrastruktur digital, menurutnya diperlukan sumber daya manusia yang cakap digital dan teknologi.
“Kami ingin berkolaborasi dalam rangka menciptakan generasi Emas 2045 melalui program digital talent scholarship. Program tersebut sudah berjalan dan akan diperluas ke penjuru daerah,” ujarnya
PB HMI juga telah menyelenggarakan program Digital Talent scholarsip yang berfokus dalam pengembangan kompetensi digital. Kegiatan tersebut, diharapkan mampu menyiapkan talenta digital dengan standar kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)
Selain itu, PB HMI ikut mendorong kemandirian data nasional untuk kemajuan bangsa dan negara di Pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Dengan adanya pusat data yang dikelola secara mandiri, resiko data residensi yang disimpan di luar yuridiksi negara sehingga informasi pribadi dan data sensitif yang mempengaruhi kebijakan publik dan keamanan nasional dapat diamankan dari pengaruh pihak luar,“ tegasnya
Baca juga : 3 Dimensi Keuangan wondr by BNI Dukung Digital Banking
Berantas Judol Sampai Ke Akarnya
Sementara Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengapresiasi dukungan dari OKP Cipayung.
Menteri dari Partai Golkar ini menjelaskan, bahwa pemerintah bertindak tegas untuk memberantas judol dengan serius dan tanpa kompromi, sehingga perlunya kolaborasi antara pemuda dan lembaga.
Seiring intruksi Presiden Prabowo yang menegaskan tidak boleh ada bekingan dan kongkalikong terhadap pelaku, Ia meminta kerja sama yang solid untuk memastikan pemberantasan judol sampai ke akar-akarnya.
Menkomdigi juga mengajak Kelompok Cipayung Plus untuk memperluas jaringan kerja sama dengan sektor swasta melalui aksi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Baca juga : Gelar Silaturahmi, Pensiunan Pemkot Bekasi Suarakan Dukungan Untuk Tri Adhianto
Senada Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengingatkan agar anak muda dalam kelompok Cipayung Plus bisa mengambil peran dalam memajukan literasi digital masyarakat Indonesia.
“Kita sebagai generasi penerus bangsa harus bisa mengambil stand point sehingga tahu akan kemana kita bergerak,” ucap dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya