Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Selamat, 882 Wisudawan Universitas Bakrie Mengikuti Wisuda Ke-XIV
Kamis, 21 November 2024 16:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 882 wisudawan/wisudawati Universitas Bakrie mengikuti wisuda ke-XIV Pascasarjana dan Sarjana Tahun Akademik 2023/2024 di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, pada Kamis (21/11/2024).
Mahasiswa yang diwisuda berasal dari Program Magister Manajemen, Magister Ilmu Komunikasi serta Program Sarjana Manajemen, Ilmu Komunikasi, Akuntansi, Ilmu Politik, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Ilmu dan Teknologi Pangan.
Wisuda ke-XIV ini turut oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Prof. Toni Toharudin, Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie, Ratna Indira Nirwan Bakrie, serta perwakilan dari Bakrie Group.
Hadir pula menyampaikan orasinya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kabinet Merah Putih Erick Thohir.
Rektor Universitas Bakrie, Prof. Sofia W. Alisjahbana berharap mahasiswa yang telah memperoleh Ilmu dari kampus bisa membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan dengan tantangan yang semakin kompleks di masa depan.
Baca juga : Wisuda ke-45, Universitas Budi Luhur Raih Akreditasi Unggul
"Karena belajar bukan hanya sekadar aktivitas menerima pengetahuan, yakni sebuah proses berkelanjutan untuk menggunakan ilmu yang dimiliki dengan didorong ketulusan budi untuk membantu dan bermanfaat bagi sesama,” jelas Prof. Sofia memberi sambutan.
Menurut Prof. Sofia, wisudawan Universitas Bakrie harus mencerminkan sinergi yang optimal antara prestasi akademik dan ekstrakurikuler.
"Keseimbangan ini akan saling menunjang dalam pemupukan nilai-nilai professional, caring, innovative yang sangat sentral dalam pembentukan karakter yang dianut oleh Universitas Bakrie," jelasnya.
Walaupun usia baru 14 tahun, Universitas Bakrie telah mencapai beberapa prestasi strategis. Dijelaskan Prof. Sofia, tahun ini, Universitas Bakrie berhasil mendapatkan akreditasi Unggul dari BAN-PT, yang merupakan pemeringkatan kualitas perguruan tinggi tertinggi secara nasional, menjadikannya bagian dari 2% perguruan tinggi terbaik dari sekitar 4.500 universitas di Indonesia.
Pada level internasional, berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education (THE), pada tahun 2024, Universitas Bakrie kembali masuk ke dalam jajaran top 5 PTS di Indonesia dan top 18 perguruan tinggi di Indonesia, berdasarkan pemeringkatan Impact Ranking Times Higher Education.
Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie, Ratna Indira Nirwan Bakrie menyatakan komitmen Yayasan demi terciptanya pendidikan yang berkualitas tinggi.
Baca juga : Lulusan Universitas Pancasila Siap Hadapi World War 4.0
“Harapannya dengan pendidikan yang baik, lulusan Universitas Bakrie bisa memperoleh masa depan yang lebih baik dan berkontribusi bagi tercapainya kemajuan bangsa, khususnya Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Tahun ini, 11 lulusan terbaik berhasil mencatatkan prestasi mewakili berbagai program studi. Yositalida Kamaratih Fauzi dari Magister Manajemen, Dwi Anggia Ritmadhini dari Magister Ilmu Komunikasi, Billi Aurizza Tresnadi dari Manajemen, Vina Cindyana dari Akuntansi.
Theresia Aprilie dari Ilmu Komunikasi, Anisyahirah Kalyana Putri Maulana dari Ilmu Politik, Mumtaz Aaliyah Fasya dari Informatika, Nadyatul Hikmah dari Sistem Informasi, Mayang Dafa Dwi Resti dari Teknik Industri, Irham Fathurrahman dari Teknik Sipil dan Violent dari Ilmu dan Teknologi Pangan.
"Harapannya seluruh lulusan siap menjadi motor penggerak dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global," pungkas Ratna Indira.
Sementara Erick Thohir dalam orasinya mengajak untuk para lulusan untuk bisa beradaptasi dan memetakan tantangan di masa depan.
Baca juga : 58 Tahun Universitas Pancasila, Momentum Wujudkan Semangat From Good To Great
Melihat adanya 4 tantangan dinamika yang sangat besar, yakni konflik geopolitik, konflik geoekonomi, perubahan iklim, dan disrupsi digital.
“Generasi muda harus memiliki mental resilient, ketika gagal tidak mudah tumbang, ketika berhasil tidak boleh terbang. Proses ini yang harus kita alami semua,” pesannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya