Dark/Light Mode

ReJO Nilai Pengunduran Diri Miftah Jadi Pembelajaran Bagi Pejabat

Sabtu, 7 Desember 2024 17:08 WIB
Ketua Umum Relawan Jokowi-Prabowo (ReJO), Darmizal. (Foto: Ist)
Ketua Umum Relawan Jokowi-Prabowo (ReJO), Darmizal. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Relawan Jokowi-Prabowo (ReJO), Darmizal, merespons pengunduran diri Miftah Maulana dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan dengan nada santai. Menurut Darmizal, sosok Miftah sejak awal tidak menunjukkan keistimewaan yang signifikan.

“Sejak awal dia ditetapkan, bahkan jauh sebelumnya, saya berharap Miftah ini tidak dilirik oleh Presiden Prabowo untuk mengisi posisi strategis. Ternyata pikiran saya salah,” ujar Darmizal dalam keterangan resmi, Kamis (5/12/2024).

Baca juga : Apresiasi Pengunduran Diri Gus Miftah, Heikal Safar: Pelajaran untuk Kita Semua

Darmizal menilai, keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Miftah adalah bagian dari hak prerogatifnya, meskipun Miftah dianggap belum mampu mengatasi kelemahan mendasar dalam karakternya. “Pada peristiwa ini, kita bisa melihat bahwa Tuhan sangat sayang pada bangsa Indonesia. Tuhan memberikan ujian untuk memperbaiki kekurangan dalam pemerintahan,” katanya.

Ia menyebut, posisi yang diberikan kepada Miftah terkait dengan tugas strategis dan sensitif, yaitu mempromosikan toleransi beragama serta pembinaan sarana ibadah. Namun, menurut Darmizal, ketidaksesuaian muncul lebih awal. “Ini adalah ujian yang harus segera diperbaiki dalam waktu singkat,” tegasnya.

Baca juga : Direktur IPIC Nilai Penggunaan Senjata Api di Polri Perlu Dievaluasi

Darmizal juga menilai langkah Miftah mundur secara sukarela patut menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat yang bertugas membantu Presiden. “Menuju 100 hari pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, peristiwa ini seharusnya menjadi momen kontemplasi bagi semua pihak yang merasa bertugas sebagai pembantu Presiden,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, Presiden Prabowo adalah pemimpin yang telah “selesai dengan dirinya sendiri” dan sepenuhnya fokus pada kepentingan rakyat. “Jika tidak mampu memahami visi besar Presiden, mundurlah seperti Miftah, sebelum menjadi sasaran kritik keras dari netizen yang sangat kritis,” tambah Darmizal.

Baca juga : Pemerintah Tancap Gas

Diketahui, Miftah Maulana mengundurkan diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden pada Rabu (4/12/2024). Surat pengunduran dirinya telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.