Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kapolri Hadiri Peluncuran 2 Buku Antikorupsi: Isinya Pedas, Tapi Membangun
Senin, 9 Desember 2024 19:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menghadiri peluncuran dua buku pendidikan antikorupsi dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).
Kegiatan ini digelar oleh Satgassus Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polri di Jakarta, Senin (9/12/2024).
Dua buku yang diluncurkan adalah Pendidikan Antikorupsi Transdisiplin dan Buku Orang Baik Belajar Antikorupsi (BOBA).
Baca juga : Peringati Hari Pohon Sedunia, Berdikari Pondasi Perkasa Tanam 150 Mangrove
Buku pertama disusun oleh sejumlah tokoh yang berpengalaman dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi, seperti mantan Pimpinan KPK Bambang Widjojanto, Novel Baswedan, Busyro Muqoddas, dan Adnan Topan Husodo, hingga akademisi seperti Gandjar Laksamana Boanprapta dan Bivitri Susanti. Buku kedua merupakan hasil kolaborasi antara Satgassus Pencegahan Tipikor Polri dengan Universitas Islam Indonesia (UII).
Kapolri mengapresiasi peluncuran kedua buku tersebut, meski mengakui bahwa beberapa bagian dari isi buku menyampaikan kritik terhadap institusi Polri. Namun, menurut Kapolri, kritik tersebut harus dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan di masa depan.
“Pada saat itu, dalam rapat kita sepakat untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada para penulis. Sehingga, ya, memang apa yang ditulis dalam buku ini kalau kita baca isinya pedas,” ujar Kapolri.
Baca juga : Menteri Agama Temui KPK, Bahas Program Antikorupsi di Kemenag
Kapolri menyatakan, kritik yang diberikan oleh para penulis mencerminkan realitas yang ada, termasuk perilaku birokrat dan tantangan di institusi Polri. “Itu memang hal yang harus kita perbaiki dan evaluasi agar kita bisa maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Peluncuran dua buku ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun budaya antikorupsi melalui pendidikan dan literasi. Pendidikan Antikorupsi Transdisiplin mengusung pendekatan multidisiplin dalam memahami dan memberantas korupsi, sementara BOBA mengajak masyarakat luas untuk belajar tentang nilai-nilai antikorupsi secara praktis.
Acara ini juga menegaskan komitmen Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari akademisi, aktivis, hingga masyarakat sipil, dalam memerangi praktik korupsi.
Baca juga : Asnawi Dicoret, Ini 27 Pemain Yang Dipanggil STY
Dengan peluncuran buku ini, Kapolri berharap masyarakat, termasuk institusinya sendiri, dapat mengambil pelajaran dan terinspirasi untuk terus berjuang melawan korupsi demi masa depan Indonesia yang lebih bersih dan adil.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya