Dark/Light Mode

Terima DIPA 2025, Pemerintah Fokus Wujudkan Program 3 Juta Rumah

Selasa, 10 Desember 2024 18:50 WIB
Presiden Prabowo memberi sambutan  pada Acara Penyerahan DIPA dan TKD 2025, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).
Presiden Prabowo memberi sambutan pada Acara Penyerahan DIPA dan TKD 2025, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden, Prabowo Subianto resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2025 kepada kementerian dan Lembaga, termasuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta alokasi Transfer ke Daerah (TKD). 

Dengan penerimaan DIPA diharapkan Program 3 Juta Rumah untuk rakyat bisa segera berjalan di lapangan.

"Setelah dua bulan kabinet menjabat hari ini kita masuk ke tahap penting dalam pemerintahan, yaitu penyerahan DIPA dan transfer ke daerah tahun 2025," ujar Presiden dalam sambutan dan pengarahan pada Acara Penyerahan DIPA dan TKD 2025, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

Baca juga : Pimpin Rakernas 2024, Bamsoet Sahkan Program Kerja IMI Tahun 2025

Menurut Presiden, proses penyerahan DIPA dan transfer daerah merupakan simbol pelaksanaan APBN 2025. Adapun jumlah alokasi anggaran belanja dari APBN pada tahun 2025 meningkat 8,9 persen dari anggaran belanja pada APBN 2024 yakni senilai Rp 3.621 triliun pada tahun 2025.

Jumlah itu terdiri atas anggaran belanja Pemerintah Pusat dan anggaran transfer ke daerah (TKD). Sedangkan khusus untuk anggaran belanja Pemerintah pusat jumlahnya sebesar Rp 2.701 triliun yang dapat digunakan untuk belanja pemerintah pusat berdasarkan fungsi, belanja pemerintah pusat menurut organisasi, dan belanja pemerintah pusat menurut program. 

Pos anggaran ini nantinya akan digunakan untuk membiayai belanja kementerian, termasuk Kementerian PKP dalam pelaksanaan Program 3 Juta Rumah.

Baca juga : Pemerintah Naikkan Pajak Demi Bantu Rakyat Kecil

Sedangkan anggaran TKD ditetapkan sebesar Rp 919 triliun terdiri dari dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana otonomi khusus, dana keistimewaan, dan dana desa.

Sementara itu, Menteri PKP, Maruarar Sirait menyatakan, siap melaksanakan Program 3 Juta Rumah sebagaimana arahan Presiden. Namun demikian, dirinya  juga akan terus mendorong semangat gotong royong dari berbagai mitra kerja di sektor perumahan untuk membangun rumah rakyat.

"Anggaran Kementerian PKP tahun 2025 sebesar Rp 5,274 triliun. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan rumah rakyat dan mendorong rumah gratis dari teman-teman pengusaha. Nggak banyak kok jumlahnya tapi ada yang gratis tapi kan nggak semuanya gratis," kata Ara usai menghadiri Penyerahan DIPA dan TKD 2025.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.