Dark/Light Mode

Penanganan Masalah Ketenagakerjaan Satset, Andi Gani: Kapolri Trouble Shooter

Selasa, 31 Desember 2024 19:46 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea mengapresiasi kinerja Kepolisian sepanjang tahun 2024 di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Andi Gani memuji Kapolri dalam yang kini kian cepat dalam menangani masalah ketenagakerjaan. Bahkan, Andi Gani bersama buruh Indonesia menjuluki Kapolri sebagai trouble shooter atau pemecah masalah.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) ini mengungkapkan, Kapolri beserta jajaran Kepolisian terus membuka ruang dialog seluas-luasnya dengan serikat buruh.

Andi Gani mencontohkan, saat ribuan buruh melakukan aksi demonstrasi di Patung Kuda berjuang dalam putusan UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Gandeng STIKes Pertamedika

Menurutnya, banyak media yang saat itu bingung. Masyarakat pun tak menyangka saat buruh menyampaikan apresiasinya pada Kapolri dalam aksi putusan UU Cipta Kerja beberapa bulan lalu yang memenangkan buruh.

Kata Andi Gani, apresiasi diberikan karena Kapolri dan jajaran kepolisian membuka ruang demokrasi yang sangat luar biasa dalam aksi besar buruh saat putusan UU Cipta Kerja.

"Terasa sekali ruang demokrasi sampai tingkat kabupaten/kota, buruh dapat menyampaikan pendapat dengan aman tanpa ada tekanan apapun dari Kepolisian. Tidak ada tindakan represif apa pun," tegas Andi Gani dalam acara catatan capaian kinerja Polri Tahun 2024 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (31/12/2024).

Karena itu, saat buruh turun ke jalan, tak ada lagi tindakan penutupan jalan tol, pembakaran, dan tindakan anarkis lainnya. Sebab, komunikasi buruh dengan Kapolri sudah sangat luar biasa.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Program ke Jago Coffe

"Saking dekatnya hubungan buruh dengan Kapolri, jam 2 atau 3 pagi pun beliau masih merespons jika ada hal yang ingin disampaikan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Andi Gani juga mengapresiasi hadirnya desk tenaga kerja yang sudah ada di Mabes Polri. Fungsinya mengurus tindak pidana ketenagakerjaan.

Rencanannya, desk tenaga kerja akan diluncurkan pada awal Januari 2025. Kemudian, desk ini nantinya juga akan ada di Polda-Polda dan Polres khusus yang berada di kawasan industri

"Hadirnya desk tenaga kerja tentu sangat membantu gerakan serikat buruh. Selain itu, meminimalisir aksi di jalanan karena persoalannya bisa selesai melalui desk tenaga kerja," jelasnya.

Baca juga : Tingkatkan Layanan Jemaah Haji Dan Umrah, BPKH Gandeng Lulu Group International

Terakhir, Andi Gani meminta perhatian Kapolri terhadap masuknya tekstil ilegal ke Indonesia.

Dampak masuknya tekstil ilegal sangat luar biasa karena terjadi penutupan 60 perusahaan yang sebagian besar pekerjanya merupakan anggota KSPSI di akhir tahun ini.

"Kami meminta pencegahan terhadap tekstil ilegal diperkuat," pinta Andi Gani.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.