Dark/Light Mode

Kapolri: 11 Ribu Casis SMA Taruna Kemala Bhayangkara Tak Dipungut Biaya

Sabtu, 25 Januari 2025 22:04 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) berbincang terkait program SMA Taruna Kemala Bhayangkara saat menerima tokoh pers nasional Dahlan Iskan dan pimpinan Disway National Network (DNN) di Mabes Polri, Jumat (24/1/2025). (Foto: Ist)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) berbincang terkait program SMA Taruna Kemala Bhayangkara saat menerima tokoh pers nasional Dahlan Iskan dan pimpinan Disway National Network (DNN) di Mabes Polri, Jumat (24/1/2025). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, saat ini ada lebih dari 11 ribu calon siswa (casis) yang mendaftar di SMA Taruna Kemala Bhayangkara.

Program unggulan yang diinisiasi Polri ini diharapkan dapat menumbuhkan minat para siswa untuk menjadi anggota Korps Bhayangkara.

"SMA Taruna Kemala Bhayangkara ini juga menjadi salah satu Program Sekolah Unggulan Presiden Prabowo. Harapannya sebagian siswa punya minat menjadi anggota Polri," kata Sigit saat menerima tokoh pers nasional Dahlan Iskan dan pimpinan Disway National Network (DNN), di ruang jamuan utama Mabes Polri, Jumat (24/1/2025).

Sigit yang menjadi pembina sekolah di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor ini juga mengungkapkan, data 11 ribu lebih calon siswa itu diperoleh dari hasil pembukaan Pendaftaran Peserta Didik Baru, yaitu pada 27 Desember 2024 hingga 22 Januari 2025.

“Siswa yang bersekolah di SMA Taruna Kemala Bhayangkara ini tidak dipungut biaya apa pun alias gratis. Dan pembukaan PPDB 2025/2026 SMA Taruna Kemala Bhayangkara merupakan angkatan pertama,” ungkapnya.

Baca juga : Kolaborasi PNM Dan KemenPPPA Kuatkan Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Namun demikian, mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan, para siswa yang lolos untuk sementara akan dititipkan di sekolah terdekat.

Sebab, gedung SMA Taruna Kemala Bhayangkara masih dalam proses pembangunan.

"Proses pembangunan gedung SMA Taruna Kemala Bhayangkara lebih kurang memakan waktu satu tahun," ungkap Listyo Sigit.

Sementara itu, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri Komjen Dedy Prasetyo mengungkapkan, kurikulum sekolah tersebut berbasis international baccalaureate (IB) maupun kurikulum nasional.

Konsep kurikulum IB bertujuan untuk mengembangkan kemampuan inkuiri, kepedulian dan berpengetahuan para siswa.

Baca juga : BSI Proyeksi 185 Ribu Jamaah Haji Berangkat Tahun Ini

"SMA Taruna Kemala Bhayangkara menerangi kan kurikulum International Baccalaureate (IB) dan nasional," kata Dedi Prasetyo.

Polri Dukung MBG

Pada kesempatan tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memberitahu Dahlan Iskan bahwa Polri juga ikut mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program kerja Presiden Prabowo.

Dalam pelaksanaannya institusi Polri tidak hanya bekerja sama dengan TNI saja. Tapi juga Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Termasuk dalam menjalankan program ketahanan pangan.

“Polri juga sudah menyiapkan personel yang ahli di bidang gizi, pertanian, dan peternakan serta bidang terkait lain. Semoga dengan ketahanan pangan yang kuat harga-harga komoditi bisa terjangkau," katanya.

Baca juga : Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Kepada Bripka Andithya

Dahlan Iskan mengaku salut dengan program-program prioritas yang dilakukan Polri. Dia menilai, semuamya terlihat direncanakan dan dikonsep dengan baik.

”Media massa harus mendukung program-program Polri ini,” ajak Dahlan Iskan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.