Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Megawati: Paus Kagum Dengan Pancasila & Semangat Gotong Royong Indonesia
Sabtu, 8 Februari 2025 08:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri bertemu Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus. Keduanya membahas isu pemanasan global .
Hal itu disampaikan Megawati kepada media usai menemui Paus di kediaman Casa Santa Marta, Vatikan, Roma, Italia, Jumat (7/2) sore.
Megawati menyebut dirinya memenuhi undangan dari Paus Fransiskus untuk menjadi pembicara di World Leaders Summit on Children's Rights. Di momen tersebut, keduanya juga bertemu.
Baca juga : Telkom Gandeng Thales, Perkuat Keamanan Digital & Smart City di Indonesia
"Saya memang mendapat undangan secara pribadi dari beliau, karena yang paling utama sebetulnya adalah beliau setelah bertemu dengan saya dan kita bicara soal masalah kebangsaan," kata Megawati dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Dia menyebut, Paus tertarik dengan Pancasila dan nilai gotong royong. Megawati mengungkit pidatonya di World Leaders Summit on Children's Rights, yang juga dihadiri Paus, soal Pancasila.
"Pau sangat interest dengan Pancasila, gotong royong, seperti juga mungkin yang kalian dengar waktu saya datang ke summit, dalam pidato saya kan saya juga menerangkan kalau di dalam kehidupan manusia itu sebetulnya Pancasila itu dapat diikuti karena itu sebetulnya internasional," ujarnya.
Baca juga : Kluivert Cs Tiba di Tanah Air, Selamat Bekerja untuk Indonesia
"Sehingga dengan demikian bukan hanya milik dari bangsa Indonesia saja, dan sangat-sangat mudah karena itu sebetulnya 5 sila itu adalah masalah kehidupan terutama masalah Ketuhanan Yang Maha Esa, perikemanusiaan" sambung dia.
Megawati mengatakan, Paus setuju dengan topik perikemanusiaan yang diungkitnya.
Ia menyebut ada perubahan di dunia yang saat ini sangat mengkhawatirkan.
Baca juga : Kementerian Agama Dalam Pusaran Paradigma Baru Membangun Bangsa
"Seperti kalau beliau juga sangat setuju karena saya mengatakan perikemanusiaan, kalau dilihat sekarang ini terjadi perubahan di dunia yang sangat mengkhawatirkan karena seharusnya sudah tidak ada perang tetapi berjalan perang" tambah Megawati dikutip Antara.
"Dan juga beliau yang paling juga dikhawatirkan itu adalah masalah global warming. Tetapi kelihatannya manusia tidak peduli dengan global warming ini padahal waktu saya menjadi juri ketika bertemu dengan beliau (Paus Fransiskus) sebelum ini, kan kami berbicara lalu beliau menanyakan kalau ada yang mau juga memberikan saran," lanjut dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya