Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Yusril: Kepergian Hasjim Djalal Kehilangan Besar Bagi Bangsa Indonesia
Senin, 13 Januari 2025 10:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan, kepergian diplomat besar sekaligus Pakar Hukum Laut Internasional Dr. Hasjim Djalal, adalah sebuah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.
"Pemikiran beliau, bersama dengan almarhum Prof. Mochtar Kusumaatmadja, sangat besar dalam penyusunan UNCLOS atau Konvensi PBB tentang Hukum Laut," ujar Yusril yang hari ini bertakziah ke rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, melalui akun Instagram pribadinya, Senin (13/1/2025).
Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi & Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra foto bareng istri mendiang Hasjim Djalal dan mantan Wakil Menlu RI Dino Patti Djalal saat bertakziah di rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta, Senin (13/1/2025). (Foto: Instagram)
Baca juga : Innalillah, Diplomat Senior Hasjim Djalal Meninggal Dunia, Ini Alamat Rumah Duka
Hasjim Djalal yang merupakan ayahanda mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal, pernah menjadi Duta Besar (Dubes)/Kepala Perwakilan Tetap RI di PBB, Dubes di Kanada, dan Jerman. Serta akademisi yang mendalami hukum laut, bagian dari hukum internasional.
Yusril yang mengenal Hasjim Djalal sejak lama, mengaku terkesan dengan penampilan Dubes RI untuk Kanada periode 1983-1985 dan Jerman periode 1990-1993 yang dinilainya sangat bersahaja. Sikapnya ramah serta rendah hati.
Ketika buku cetak masih mendominasi pasar, belum digantikan e-book seperti sekarang ini, Yusril mengaku sering bertemu Hasjim di toko buku, baik di Jakarta atau Singapura.
Baca juga : Sah, Patrick Kluivert Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia
Bagi Yusril, Hasjim Djalal adalah tipe manusia pembelajar tanpa henti.
"Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Nama Dr. Hasjim Djalal tak akan pernah terlupakan dalam sejarah diplomasi dan perjuangan menegakkan kedaulatan kita di laut, serta penerimaan dunia internasional atas konsep Negara Kepulauan," tutur Yusril.
"Saya mengucapkan duka cita kepada Ibu Hasjim Djalal dan putra beliau yang juga seorang diplomat, Dr. Dino Patti Djalal. Semoga Allah SWT menerima amal kebajikan beliau dan mengampuni segala kekhilafannya selama hidup di dunia fana ini," pungkasnya.
Baca juga : Gaet YDBA, Kementerian UMKM Bakal Replikasi Pembinaan UMKM Masuk Rantai Pasok Industri
Hasjim Djalal yang berpulang ke hadirat Ilahi dalam usia 90 tahun di RS Pondok Indah Jakarta pada Minggu 12 Januari 2025, adalah putra kelahiran Agam, Sumatera Barat 25 Februari 1934.
Hasjim meraih gelar sarjana hukum dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Yogyakarta. Dia melanjutkan studinya di University of Virginia Amerika Serikat dan memperoleh gelar Master of Laws (LL.M.). Hasjim Djalal adalah mahasiswa Indonesia pertama di Universitas tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya