Dark/Light Mode

JK Hadiri Pelantikan Gubernur Aceh, Ingatkan Mualem Fokus Bangun Serambi Mekkah

Rabu, 12 Februari 2025 23:07 WIB
Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (kiri) saat berfoto bersama dengan Muzakir Manaf dan Fadhlullah serta Wali Nanggroe Aceh usai prosesi pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Rabu (12/2/2025) (ANTARA/Rahmat Fajri)
Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (kiri) saat berfoto bersama dengan Muzakir Manaf dan Fadhlullah serta Wali Nanggroe Aceh usai prosesi pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Rabu (12/2/2025) (ANTARA/Rahmat Fajri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden RI ke10 dan 12 sekaligus mediator perdamaian Aceh, Jusuf Kalla mengingatkan, Muzakir Manaf alias Mualem kalau sekarang sudah zamannya membangun, apalagi telah menjabat sebagai Gubernur Aceh.

"Sekarang zamannya membangun masyarakat, memajukan ekonomi, pendidikan dan memajukan kesehatan. Itu tugas gubernur," kata JK, sapaan Jusuf Kalla saat menghadiri pelantikan Muzakir Manaf-Fadhlullah (Mualem-Dek Fadh) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh oleh Mendagri, Tito Karnavian, dalam sidang paripurna DPR Aceh, di Banda Aceh Rabu (12/2).

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Gencar Tingkatkan Budaya K3 Di Lingkungan Kerja

Kedatangannya, selain untuk bertemu teman-teman lama, juga ingin melihat langsung Muzakir Manaf yang sebelumnya sebagai panglima perang (eks kombatan GAM), kini sudah menjadi panglima pembangunan.

"Saya ingin melihat ini, apalagi Muzakir dari panglima perang menjadi panglima pembangunan ini," kata JK dikutip dari Antara.

Baca juga : Hadiri Pelantikan MBI, Bamsoet Dorong Bikers Tingkatkan Budaya Aman Berkendara

Selain itu, JK juga berpesan kepada Mualem dapat memberikan semangat yang tinggi untuk masyarakat Aceh, terutama dalam hal kemajuan perekonomian.

"Bukan hanya semangat perjuangan, tapi juga semangat untuk memajukan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan masyarakat yang baik," katanya.

Baca juga : Pj Gubernur Jateng Salurkan Bantuan Penanganan Banjir Kudus Senilai Rp382 Juta

Tak hanya itu, Ketua Dewan Etik Korps Alumni HMI (KAHMI) ini  juga melihat Aceh sudah mengalami perubahan dan jauh lebih baik dibandingkan dengan 20 tahun lalu, atau pasca tahun pertama setelah tsunami dan berakhirnya konflik Aceh.

"Saya kesini sudah lebih 20 tahun sering kesini, dibandingkan dari 20 tahun lalu, dan sekarang sudah banyak perubahan," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.