Dark/Light Mode

Hadiri Pelantikan MBI, Bamsoet Dorong Bikers Tingkatkan Budaya Aman Berkendara

Minggu, 9 Februari 2025 17:01 WIB
Pelantikan pengurus Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta. (Foto: Istimewa)
Pelantikan pengurus Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Ikatan Motor (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan para anggota dan pengurus Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta yang baru saja dilantik di bawah kepemimpinan Alwiciano agar meningkatkan rasa persaudaraan (brotherhood) dengan komunitas atau klub motor lain. Sebelumnya, Alwiciano terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) MBI DKI Jakarta yang diselenggarakan di Jakarta, 26 Januari 2025.

Kata Bamsoet, pelantikan Ketua MBI DKI Jakarta merupakan momen penting bagi perkembangan MBI ke depan. Ketua MBI DKI Jakarta yang baru memiliki tanggung jawab besar untuk memimpin organisasi ini ke arah yang lebih baik.

"Dengan visi, misi, dan program kerja yang tepat, MBI dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan industri otomotif di Indonesia," ujar Bamsoet, saat hadir dalam pelantikan pengurus MBI DKI Jakarta Periode 2025-2028, di Jakarta, Minggu (9/2/2025).

Baca juga : Konjen RI Cape Town Dorong Pembangunan Rumah Adat Balla Lompoa

Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini mengingatkan, salah satu fokus utama Ketua MBI DKI Jakarta yang baru adalah pengembangan komunitas. Selain meningkatkan jumlah anggota baru, ketua MBI DKI Jakarta harus mampu mempererat tali persaudaraan antar anggota yang ada. Salah satunya adalah dengan memfasilitasi berbagai kegiatan sosial yang dapat memperkuat hubungan di antara anggota.

Misalnya, kegiatan bakti sosial seperti bantuan sosial, donor darah, pembersihan lingkungan, dan pendidikan keselamatan berkendara, merupakan langkah konkret yang dapat dilakukan. Melalui kegiatan-kegiatan ini, anggota MBI tidak hanya dapat berinteraksi satu sama lain, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, mendorong kegiatan turing merupakan salah satu cara untuk mendukung sport tourism di Indonesia. "Touring yang dilakukan secara rutin dengan rute yang menarik dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para riders MBI. Tidak hanya menyenangkan, tetapi juga berpotensi meningkatkan pariwisata lokal dan ekonomi masyarakat di daerah yang dilalui," kata Bamsoet. 

Baca juga : Menekraf Gandeng BPOM Tingkatkan Daya Saing UMKM

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, hal lain yang bisa dilakukan adalah promosi keselamatan berkendara. Di tengah meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua, kampanye keselamatan menjadi semakin krusial.

Data Korlantas Polri mencatat, sebanyak 1.150.000 kecelakaan terjadi di tahun 2024, dengan sekitar 76,42 persennya melibatkan sepeda motor. Peristiwa ini mengakibatkan sekitar 27.000 jiwa meninggal dunia.

Karenanya, MBI harus aktif mengkampanyekan pentingnya keselamatan berkendara melalui berbagai kegiatan. Mengadakan pelatihan-pelatihan keselamatan yang melibatkan ahli dan praktisi di bidangnya, serta kolaborasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan kesadaran tentang aturan lalu lintas di masyarakat, adalah langkah yang perlu dilakukan.

Baca juga : Terima Rektor Unperba, Bamsoet Dorong Peningkatan KIP Kuliah bagi Mahasiswa Kurang Mampu

MBI dapat menyelenggarakan program "Safety Riding Campaign". Melalui program ini, tidak hanya pengetahuan tentang keselamatan berkendara yang akan meningkat, namun juga kesadaran akan tanggungjawab berlalu lintas akan lebih baik.

"Dengan pendekatan yang sistematis dan melibatkan semua pemangku kepentingan, MBI dapat berkontribusi signifikan dalam mengurangi angka kecelakaan dan menciptakan budaya berkendara yang lebih aman," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.