Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Harga Gabah Naik
Petani Puas Kinerja Bulog usai Sudaryono Dilantik Jadi Ketua Dewan Pengawas
Minggu, 16 Februari 2025 19:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kenaikan harga serapan gabah yang dirasakan petani saat ini disambut dengan penuh kegembiraan. Hal ini terjadi tak lepas dari pergantian Direktur Utama dan Dewan Pengawas Perum Bulog.
Keputusan strategis memilih Sudaryono sebagai Ketua Dewan Pengawas Bulog dan Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama dinilai mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam proses penyerapan gabah di tingkat petani.
Penilaian tersebut disampaikan Sekjen BPP Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Kamhar Lakumani dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/2/2025).
"Kita melihat dalam waktu singkat setelah pergantian ini, ada perubahan signifikan dalam kebijakan serapan gabah yang lebih menguntungkan petani. Ini merupakan kabar baik yang telah lama dinantikan,” ujar Kamhar.
Baca juga : Sengketa Pilkada Selesai, Suhardiman-Muklisin Bakal Dilantik Jadi Bupati-Wabup Kuansing
Menurutnya, Sudaryono yang dikenal sebagai orang dekat Presiden Prabowo Subianto tersebut memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan memastikan harga gabah yang lebih berpihak kepada mereka.
"Sebagai anak petani, Sudaryono ini paham betul permasalahan petani dari hulu ke hilir. Dan sebagai orang dekat presiden, beliau juga sangat mampu men-deliver keinginan Pak Prabowo mengangkat harkat petani," terangnya.
Mengenai sosok Novi Helmy Prasetya, mantan Aster Panglima TNI yang baru saja dilantik sebagai Dirut Bulog tersebut kata Kamhar juga memiliki pengalaman teroterial yang sangat baik.
"Mayjen Novi tentu memiliki banyak kelebihan, selain kepemimpinan dan manajemen strategis yang memang diperlukan untuk mengoptimalkan peran dan fungsi Bulog, beliau juga jaringan lapangan yang sangat luas sehingga berdampak besar pada performa kinerja Bulog," ungkapnya.
Baca juga : Hasil Liga Italia: Napoli Dan Inter Milan Bersaing Di Papan Atas
Dari sisi koordinasi, Mayjen Novi punya kedekatan khusus dengan para Babinsa di seluruh Indonesia yang membuat sosialisasi harga gabah ke petani dapat terukur dan tepat sasaran.
"Nah, dengan duet keduanya ini, kita semakin optimis akan perbaikan nasib petani ke depan. Setidaknya salah satu permasalahan petani khususnya soal pembelian gabah sudah teratasi dan petani puas,” tandas Kamhar yang juga merupakan politisi Partai Demokrat tersebut.
Pemerintah telah menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) terhadap gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram atau naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp 5.500 per kilogram.
Hal ini yang menjadi kabar baik dan membuat petani bergembira. Petani di berbagai daerah pun merasakan dampak positif dari perubahan ini.
Baca juga : Menteri Kebudayaan Diangkat Jadi Ketua Dewan Kehormatan FKA ESQ
Harga gabah yang sebelumnya cenderung stagnan, kini mulai meningkat, memberikan keuntungan lebih bagi mereka.
Bulog sendiri telah diberi penugasan khusus untuk melakukan penyerapan gabah sebanyak 3 juta ton pada kegiatan panen raya yang akan berlangsung pada 3 bulan ke depan, yaitu Januari, Februari dan Maret.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya