Dark/Light Mode

Laksda Edwin Luncurkan Buku Potensi Maritim untuk Swasembada Pangan

Minggu, 23 Februari 2025 16:25 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Asrenum Panglima TNI, Laksamana Muda Edwin menulis buku berjudul Potensi Maritim untuk Swasembada Pangan. Buku yang diterbitkan IPB Press ini diluncurkan lewat acara Bedah Buku di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2025).

Acara Bedah Buku ini dihadiri berbagai kalangan, baik dari TNI, Rektor Unhan, Pemerhati Kelautan, Mahasiswa Unhan, IPB, Seskoal dan umum. 

Hadir sebagai Pakar Bedah Buku, Prof Dietriech Bengen, Ahli Kelautan IPB Bogor dan Laksamana TNI Ade Supandi, mantan KSAL.

Hadir memberi sambutan pengantar, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas yang mewakili Menteri PPN/Kepala Bappenas, serta KSAL Laksamana Muhammad Ali.

Baca juga : Perlu, Penataan Stasiun Karet untuk Keselamatan dan Kenyamanan

"Buku ini memberikan pemahaman tentang besarnya potensi maritim yang bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan bangsa dan secara khusus untuk mewujudkan swasembada pangan nasional yang sejalan dengan program pemerintahan Presiden Prabowo," kata Wamen Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard dalam sambutannya.

Sementara KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan, potensi maritim memiliki peran vital dalam membangun bangsa.

“Buku ini memberikan perspektif yang elegan bagaimana memanfaatkan potensi maritim khususnya mewujudkan swasembada pangan yang merupakan program pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran," tutur Ali dalam sambutannya

Sementara Edwin menuturkan, Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan terbesar di dunia memiliki kekayaan maritim yang sangat besar.

Baca juga : Kemenkop Siap Sukseskan Program Swasembada Pangan Lewat Reforma Agraria

Jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan, sektor maritim akan memberikan sumbangsih yang besar untuk kemakmuran rakyat.

"Laut kita sangat kaya akan sumberdaya alam baik hayati maupun non hayati, di dasar laut kita kaya akan minyak, gas dan mineral, dan juga sangat kaya akan ikan, semua ini harusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Swasembada pangan adalah sebuah keniscayaan dan masa depan kita sesungguhnya ada di laut," kata Edwin

Sementara Prof Dieterich Bengen dan Laksamana Ade Supandi juga menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku ini.

"Buku ini menjadi referensi yang sangat relevan bagi mahasiswa, akademisi dan pada pengambil kebijakan agar kekuatan potensi maritim ini bisa dioptimalkan untuk bangsa ini,” tutup Ade Supandi.

Baca juga : Baznas Siapkan 52.000 Paket Makanan Untuk Masyarakat Palestina

Sementara Dietriech Bengen menyatakan, swasembada pangan tidak hanya bicara produksi karbohidrat beras, jagung dan singkong, tapi juga protein.

“Protein terbaik adalah dari hasil laut, seperti ikan, kepiting dan lainnya, bahkan saat ini kita sudah berhasil membuat beras dari rumput laut dan berbagai olahan hasil laut lainnya,” ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.