Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kurangi Risiko Banjir, Jabar Lakukan Modifikasi Cuaca 10 Hari
Jumat, 7 Maret 2025 16:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir di wilayahnya, termasuk dengan melakukan modifikasi cuaca selama 10 hari ke depan.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi hujan deras pada 10–25 Maret 2025.
Dedi menyampaikan bahwa intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan banjir di sejumlah daerah, seperti Sukabumi, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Cirebon.
Baca juga : Transaksi Ziswaf BSI Saat Ramadan Diproyeksi Naik 60 Persen
Pemda Provinsi Jawa Barat juga meminta maaf jika pelayanan dalam penanganan banjir masih belum optimal bagi seluruh masyarakat.
"Mudah-mudahan modifikasi cuaca ini dapat mengurangi beban air yang jatuh ke wilayah-wilayah rawan banjir. Kami sudah memproses langkah ini dan berharap dapat meringankan beban masyarakat Jabar yang terdampak," ujar Dedi melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.
Selain itu, Dedi menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kawasan Puncak ke kondisi awal sebagai hutan dan perkebunan.
Baca juga : Libur Lebaran Anak Sekolah Dimajukan, ASN Kerja FWA
Langkah ini bertujuan meningkatkan daya serap air dan mengurangi potensi banjir di daerah hilir.
"Hari ini saya fokus membenahi wilayah Puncak agar kembali menjadi kawasan hutan dan perkebunan. Kebijakan saya adalah membongkar bangunan yang tidak sesuai dengan fungsi resapan air, agar wilayah ini bisa kembali menjadi daerah hijau," tegasnya.
Dedi juga menyoroti bahwa upaya ini tidak hanya berdampak bagi warga Jawa Barat, tetapi juga bagi masyarakat di DKI Jakarta, mengingat aliran air dari hulu akan mengalir ke Bekasi, Karawang, dan ibu kota.
Baca juga : Kurangi Curah Hujan, Pemprov DKI Kembali Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Dedi mengapresiasi seluruh pihak yang bekerja dalam menangani dampak banjir, serta meminta doa agar petugas di lapangan diberikan kesehatan dalam menjalankan tugasnya.
"Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak yang terlibat dan mohon doa, agar mereka senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugasnya untuk membantu masyarakat," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya