Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Herman Deru Libatkan 17 Kepala Daerah Bedah 5.815 Rumah Tak Layak Huni
Jumat, 14 Maret 2025 21:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memulai program Bedah 5.815 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Sanitasi serentak Se-Sumsel. Langkah ini ditandai dengan launching yang dipusatkan di pemukiman warga Kelurahan 24 Ilir Palembang, Sumsel, Jumat (14/3/2025).
Pada program bertajuk “Gerak Cepat, Herman Deru Bedah 5.815 Rumah Tidak Layak Huni Serentak” tersebut Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan sebanyak 5.815 unit RTLH yang tersebar di 17 kabupaten/kota akan dibedah sepanjang tahun 2025.
“Tujuan program bedah rumah inj guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar dapat memiliki rumah yang layak huni, baik dari sisi prasarana, sarana dan utilitas umum,” ungkap Herman Deru.
Guna menyukseskan program bedah rumah dan sanitasi ini, Herman Deru juga melibatkan para kepala daerah di 17 kabupaten/kota di Sumsel. Herman menargetkan dalam kurun waktu 100 hari atau tiga bulan ke depan sebanyak 2.500 unit rumah tidak layak huni disulap menjadi rumah layak huni.
Baca juga : Herman Deru Resmikan Operasional Angkutan Penyeberangan KMP Puteri Leanpuri
Selain itu, ia juga mengajak pihak BUMN, BUMD atau korporasi untuk ikut terlibat dalam membantu merehab, membedah atau membangun rumah warga yang layak mendapatkan bantuan bedah rumah.
“Bagi para pimpinan-pimpinan korporasi, lembaga, maupun perorangan yang selalu ingin berbuat baik. Pemprov Sumsel selalu menggagas ini agar ada pintu dan kanal bagi setiap warga Sumsel yang berkecukupan dapat membantu saudara-saudara yang saat ini belum memiliki rumah yang layak,” ujar politisi Partai NasDem itu.
Herman Deru menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi bupati/wali kota, BUMN,BUMD serta stakeholder terkait atas keterlibatannya dalam membangun daerah Sumsel. Juga, membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan lingkungan yang layak huni.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim bedah rumah, rehab rumah dan bangun rumah secara gotong royong di Provinsi Sumatera Selatan, dengan ini saya nyatakan dimulai,” ucap Herman Deru.
Baca juga : Pertamina Hulu Energi Tebarkan Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim
Sementara, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel Novian Aswardani dalam laporannya mengatakan, visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel selaras dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Yakni meningkatkan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi antar kabupaten/kota dan pelayanan dasar yang berkualitas.
“Salah satu yang menjadi prioritas utama adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan terintegrasi di wilayah Sumatera Selatan,” beber Novian.
Novian merinci pada tahun 2024 Pemprov Sumsel telah melaksanakan perbaikan RTLH sebanyak 7.165 unit (tercapai 68 persen dari target 10.540 unit).
Baca juga : Target Kepala Daerah Dievaluasi Tahun Depan
Sedangkan angka backlog tahun 2024 sebanyak 323.377 ΚΚ. Program ini juga disambut antusias oleh sejumlah kepala daerah. Kabupaten/kota menunjukan komitmennya untuk terlibat membedah 2500 unit rumah tidak layak huni di daerahnya masing-masing dalam hitungan 100 hari ke depan.
Seperti halnya Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah menyanggupi akan membedah 75 unit rumah dalam 100 hari. Demikian halnya dengan Kabupaten Pali akan membedah 150 unit rumah. Banyuasin 300 unit rumah.
“Meskipun kita ada efisiensi Pak Gubernur, Kabupaten OKU akan membedah 75 rumah,” ucap Teddy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya