Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prabowo Sentil Kaum Pesimis: Mungkin Lebih Suka Menghamba Ke Bangsa Lain
Senin, 7 April 2025 16:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyentil tajam pihak-pihak yang selalu memandang rendah kemampuan bangsa Indonesia. Ia menyebut mereka sebagai kaum pesimis yang seolah lebih senang tunduk pada bangsa asing.
“Bagi mereka yang katakanlah selalu pesimis, selalu meragukan kemampuan bangsa Indonesia sendiri, mungkin mereka lebih suka untuk menghamba kepada bangsa lain, terserah,” kata Prabowo di Majalengka, Senin (7/4/2025), seperti disiarkan kanal YouTube Setpres.
Baca juga : Menteri PU Sungkem Lebaran Pertama Ke AHY Hingga Cium Tangan SBY
Prabowo tidak menjelaskan siapa kaum pesimistis yang ia maksud. Namun, Ia menegaskan bahwa dirinya merasa terhormat bisa mengabdi kepada rakyat dan bangsa Indonesia.
“Saya bersama rekan-rekan saya, bersama tim kita semua, kami bangga untuk membela bangsa, negara, dan rakyat Indonesia, kami bangga untuk mengabdi kepada rakyat, ini kehormatan kami,” ucap Prabowo.
Baca juga : Pengusaha Kapal Keluhkan Pengalihan Truk dari Merak ke Ciwandan
Ia pun menyebut kebahagiaan pemimpin adalah ketika rakyatnya turut merasa gembira. Ia mengajak semua unsur, baik Gubernur, Bupati, TNI-Polri maupun Kejaksaan untuk terus kompak dan saling membantu dalam membangun negeri.
“kita ini satu keluarga, satu tim, bahu-membahu yang kuat, tarik yang lemah, yang lemah jangan malu-malu, mari kita kerja sama, mari kita bahu-membahu, ini jalan kita, bangsa yang besar adalah bangsa yang kerja sama,” ujarnya.
Baca juga : Momen Ramadan, Pertamina Santuni Lebih Dari 32 Ribu Penerima Manfaat
Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu bekerja sama, saling bahu-membahu menarik yang lemah, dan memperkuat barisan seperti dalam sebuah tim sepak bola.
“Nggak mungkin tim menang kalau kesebelasannya tidak kompak, tidak kerja sama. Saya merasa sekarang kita semakin kompak setiap hari," ujar dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya