Dark/Light Mode

BNPB: Gempa Di Bogor Akibatkan 35 Rumah Rusak, Seorang Warga Luka-luka

Jumat, 11 April 2025 21:36 WIB
Rumah rusak akibat gempa di Bogor, Kamis (10/4) malam. Foto: BNPB
Rumah rusak akibat gempa di Bogor, Kamis (10/4) malam. Foto: BNPB

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 35 unit rumah dilaporkan rusak akibat gempa berkekuatan magnitudo 4,1 yang mengguncang Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis malam (10/4). Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyebutkan satu warga mengalami luka ringan dan puluhan kepala keluarga terdampak.

Gempa Bogor pukul 22.16 WIB ini, episentrumnya berada di darat, kedalaman 5 km, dan berada di koordinat 6.62 LS serta 106.80 BT. Guncangan dirasakan selama dua hingga tiga detik dengan intensitas sedang, cukup membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Baca juga : Meutya Hafid Puji Terobosan Menteri Ara Siapkan 1000 Rumah Subsidi Wartawan

BNPB melalui BPBD setempat juga merinci dampak gempa yang mencakup 11 kelurahan di empat kecamatan Kota Bogor, serta satu desa di Kabupaten Bogor. Sebanyak 35 kepala keluarga terdampak, yakni 25 KK di Kota Bogor—satu di antaranya mengalami luka ringan—dan 10 KK lainnya di Kabupaten Bogor.

Gempa di Bogor ini juga menyebabkan kerusakan material. Di Kota Bogor, 24 rumah mengalami rusak ringan dan satu rumah rusak sedang. Sementara di Kabupaten Bogor, sembilan rumah rusak ringan dan satu rumah lainnya rusak sedang. Sebuah fasilitas pendidikan pun ikut terdampak dengan kerusakan ringan.

Baca juga : Hampir Setiap Hari Terjadi Kebakaran di Kota Tangerang Selama Libur Lebaran

Info BMKG menyebut bahwa gempa guncang Kota Bogor ini tak menimbulkan potensi tsunami, namun BNPB tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang apabila gempa kembali terjadi, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan mengikuti arahan resmi dari BNPB.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.