Dark/Light Mode

Meutya Hafid Puji Terobosan Menteri Ara Siapkan 1000 Rumah Subsidi Wartawan

Selasa, 8 April 2025 23:55 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait dukungan rumah subsidi untuk wartawan di seluruh Indonesia. di Kantor Kementerian PKP di Wisma Mandiri 2 Jakarta, Selasa (8/4/2025)
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait dukungan rumah subsidi untuk wartawan di seluruh Indonesia. di Kantor Kementerian PKP di Wisma Mandiri 2 Jakarta, Selasa (8/4/2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabar gembira untuk wartawan. Pemerintah melalui Kementerian PKP akan menyediakan sebanyak 1000 rumah subsidi  khusus untuk para jurnalis.

Penyediaan rumah wartawan ini dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Viada Hafid serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.

Penandatangan MoU rumah wartawan di seluruh Indonesia ini berlangsung di Kantor Kementerian PKP di Wisma Mandiri 2 Jakarta, Selasa (8/4/2025) 

Baca juga : Bantu Gojek, Menteri Ara Siapkan 2000 Rumah Subsidi Untuk Driver Online

Dalam sambutannya, Menteri Ara akan mengalokasikan 1000 rumah subsidi buat wartawan yang bekerja keras menyuarakan kebenaran dan menegakkan keadilan. Hal itu juga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian PKP agar memperhatikan rakyat kecil dan pekerja informal dalam penyediaan perumahan. 

Program rumah untuk wartawan ini merupakan pertama kalinya dilakukan dalam sejarah Indonesia. 

"Rencana groundbreaking rumah subsidi untuk wartawan akan dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2025," terangnya. 

Baca juga : Menteri PU Apresiasi Terobosan Kemenhub Atasi Kemacetan Di Pelabuhan

Menteri dari Partai Gerindra ini juga menegaskan, bahwa rakyat termasuk wartawan wajib mendapatkan rumah subsidi berkualitas dari pengembang yang bertanggung jawab.

Rumah subsidi ini bisa dimiliki wartawan melalui skem KPR FLPP. Program pembiayaan perumahan tersebut memang dirancang untuk membantu MBR, termasuk wartawan yang sering kali menghadapi tantangan ekonomi akibat sifat pekerjaan yang tidak selalu menjamin penghasilan tetap. 

Melalui dukungan FLPP, rumah-rumah tersebut ditawarkan dengan harga terjangkau, cicilan ringan, dan bunga rendah, sehingga wartawan, baik yang bekerja di media besar maupun paruh waktu, dapat memiliki hunian layak tanpa beban finansial berat.

Baca juga : Melayat Uskup Emeritus Kupang, Menag: Kita Kehilangan Tokoh Kemanusiaan

"Saya harap BPS dapat berkoordinasi dengan Komdigi, Dewan Pers dan Persatuan Wartawan Indonesia untuk dapat menentukan alokasi wartawan yang berhak menerima rumah subsidi ini, karena wartawan adalah profesi yang memperjuangkan dan menyuarakan demokrasi," ujarnya

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Viada Hafid mengapresiasi langkah cepat Kementerian PKP untuk menyediakan hunian layak bagi wartawan di Indonesia. Sebab, program perumahan untuk wartawan sangat dibutuhkan karena belum semuanya memiliki rumah.

"Terobosan Pak Ara luar biasa sekali. Saya ucapkan terima kasih kepada Menteri Ara dapat memberikan bantuan perumahan kepada para wartawan di seluruh Indonesia. Kami sangat mendukung karena ini adalah program yang sangat dirindukan untuk wartawan yang tidak mampu," puji Menteri  Komdigi.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.