Dark/Light Mode

Tak Mau Salahkan Anak Buah, Bahlil Sosok Pemimpin Bertanggung Jawab

Senin, 14 April 2025 18:14 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: dok Rizal Calvary)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: dok Rizal Calvary)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah gejolak langkanya LPG bersubsidi di berbagai daerah, publik dikejutkan oleh ketegasan dan keberanian Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang memilih mengambil alih seluruh tanggung jawab atas kekisruhan distribusi gas melon itu. Saat banyak pihak melemparkan kesalahan, Bahlil berdiri tegak, tanpa menyalahkan siapapun, apalagi anak buahnya.

Tenaga Ahli Menteri ESDM, Rizal Calvary, menyampaikan bahwa sang menteri langsung turun tangan ketika krisis melanda. “Detik kasus LPG ‘meledak,’ detik itu juga Menteri Bahlil mengambil alih dan memikul kesalahan anak buahnya, plus kesalahan oknum di BUMN penyalur LPG,” ujarnya, Senin (14/4/2025).

Baca juga : Kalah Lawan Indonesia, STY Nilai Korsel Kurang Beruntung

Menurut Rizal, Bahlil bukan tipe pemimpin yang mudah panik atau mencari kambing hitam. Di depan publik maupun dalam rapat-rapat internal, tak sekalipun ia memarahi bawahannya. Sebaliknya, Bahlil menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia. “Bila ada kesalahan, biarlah kesalahan kami sebagai pemerintah,” kata Bahlil.

Langkah Bahlil tak hanya berhenti di permintaan maaf. Ia turun langsung ke lapangan, menyusuri gang-gang sempit, memeriksa gudang LPG, hingga berdialog dengan warga yang marah. Salah satu momen paling mencolok adalah saat ia menghadapi langsung emak-emak yang mengamuk di Tangerang, tanpa pengawalan berlebihan, tanpa mencari aman.

Baca juga : Tarif AS Ancam Ekspor, Fadli Zon Dukung Pemerintah Lindungi Petani Dan UKM

“Bahlil tidak hanya menyapa, ia ikut mengatur antrean warga, mengecek pasokan, dan menenangkan masyarakat. Bahkan ia berjalan malam hari, masuk ke pangkalan LPG saat warga masih tertidur,” ujar Rizal.

Langkah cepat sang menteri membuahkan hasil. Dalam waktu satu hari, krisis LPG berhasil ditangani. Dari situ pula, Bahlil berhasil menyelamatkan potensi kebocoran subsidi LPG sebesar Rp 25 triliun — angka fantastis yang setara dengan uang rakyat yang semestinya tepat sasaran.

Baca juga : Mudahkan Arus Balik, BRI Siapkan Posko BUMN Di Bandara Dan Rest Area Jalan Tol

Presiden pun dikabarkan memberikan apresiasi atas gerak cepat sang menteri. “Menteri Bahlil bukan hanya berani ambil alih tanggung jawab, tapi juga bekerja sistematis, taktis, dan ikhlas. Ia tahu negara ini adalah kapal besar, yang harus diarahkan hati-hati, agar rakyat tak ikut terguncang,” tambah Rizal.

Dengan langkah-langkah itu, Bahlil kembali membuktikan bahwa keberanian memikul tanggung jawab bukan hanya soal pencitraan, tapi komitmen nyata pada amanah dan rakyat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.