Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Silaturahmi Dengan Jokowi, Khofifah Curhat Soal Perang Dagang AS-China
Selasa, 15 April 2025 16:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Presiden ke-7 Joko Widodo di kediamannya, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/4/2025). Khofifah datang bersama jajaran Forkompinda Jatim dengan menumpangi Hiace Luxuri berwarna putih.
Khofifah mengatakan kedatangannya menemui Jokowi merupakan silaturahmi dan halal bihalal Hari Raya Idul Fitri 2025. "Kami silaturahim halal bihalal. Kebetulan kami diterima hari ini. Pak Pangdam, Pak Kapolda juga bersama-sama bisa hari ini. Jadi nyambunglah waktunya," kata Khofifah di pelataran rumah Jokowi.
Baca juga : Temui Menteri PU, Khofifah Bahas Bantuan DAK Untuk Swasembada Pangan Di Jatim
Selain itu, Khofifah mengaku akan berkonsultasi dengan Jokowi terkait permasalah global saat ini. Di antaranya tarif impor yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang disusul dengan perang dagang Amerika dengan China.
"Cair ya, tentu beliau update bagaimana sebetulnya dampak ekonomi trade war ya antara perang tarif Amerika dan Cina itu terjadi di seluruh dunia. Tentu kami di Jawa Timur melakukan berbagai langkah berbagai antisipasi," ungkap mantan Menteri Sosial era Jokowi itu.
Baca juga : Xi Jinping Tur Ke Asia Tenggara, Di Tengah Tensi Perang Tarif AS-China
Dalam menghadapi dampak ekonomi itu, kata Khofifah, Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan pelaku industri dan organisasi pengusaha, termasuk Apindo. "Saya matur bahwa kita secara personal melakukan komunikasi dengan owner dari perusahaan-perusahaan besar dan kami juga mengundang Apindo terutama yang karyawannya di atas 4.000," bebernya.
Adapun langkah utama yang ditekankan, tambahnya, adalah mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK). Khofifah pun menekankan pentingnya menciptakan suasana kondusif. "Hal-hal seperti ini kan memang tidak boleh menimbulkan kegalauan, kekhawatiran, kegusaran suasana-suasana itu memang kita bangun bersama," sebutnya.
Baca juga : Prabowo: AS-China Teman Baik Kami
Antisipasi ini bisa menjadi referensi kehidupan masyarakat supaya tetap berada pada keberseiringan membangun optimisme, kinerja serta sinergitas seluruh elemen. "Alhamdulillah di Jawa Timur, Forkopimda plus ya, Forkopimda semuanya berjalan berseiring dan ini menjadi bagian yang sangat penting," pungkas Khofifah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya