Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Waspada! Gunung Semeru Meletus, Abu Tebal Menyembur Hingga Setinggi 1 Km
Selasa, 15 April 2025 18:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur meletus pada Selasa (15/4) pagi, memuntahkan kolom abu vulkanik tebal yang membumbung tinggi dari kawah Jonggring Saloka.
Erupsi terjadi sekitar pukul 09.18 WIB dan langsung menciptakan kepanikan di kalangan warga yang tinggal di sekitar lereng.
Letusan disertai dengan semburan abu setinggi kurang lebih 1.000 meter dari puncak, yang bergerak ke arah barat daya.
Baca juga : Gunung Semeru Kembali Meletus, Kolom Erupsi Capai 900 Meter
Gunung Semeru hari ini menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, kolom abu yang keluar dari kawah berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal.
Letusan tercatat pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 10 detik.
Rekaman video amatir dari warga sekitar memperlihatkan momen dramatis saat abu pekat menyembur ke langit, membentuk awan panas yang mengarah ke barat daya.
Baca juga : Empat Kali Erupsi, Gunung Semeru Semburkan Kolom Abu Setinggi 800 Meter
PVMBG menyatakan bahwa Gunung Semeru erupsi 2025 ini masih berada dalam status Level II atau Waspada.
Meski begitu, imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terus digaungkan, terutama mereka yang tinggal di sekitar Besuk Kobokan.
Menurut Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, wilayah yang harus dihindari mencakup sektor tenggara sejauh 8 km dari puncak, serta radius 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan yang berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga 13 km dari kawah.
Baca juga : Waspadai Banjir, Warga Jakarta Diimbau Pantau Fitur Peringatan Dini Di JAKI
Hingga siang hari ini belum ada laporan kerusakan besar maupun korban jiwa akibat letusan. Namun, peringatan tegas telah disampaikan kepada para penambang agar menghentikan aktivitas dalam radius 500 meter dari aliran sungai yang berhulu di gunung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya