Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Gen Z Andi Muhammad Akram mendukung penuh Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dicanangkan Pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Dukungan ini bentuk komitmen organisasi pemuda ini dalam membangun perekonomian desa yang kuat dan mandiri.
"Kami dari Projo Gen Z melihat Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai terobosan penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan membangun kemandirian desa. Program ini sejalan dengan semangat generasi muda yang ingin berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi nasional," ungkap Akram dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Program yang menargetkan pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bakal diluncurkan 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional ini.
Baca juga : Rocky Gerung: Saya Ini Kawan Politik Dasco
Program ini dinilai akan membawa berbagai manfaat strategis, termasuk menekan kemiskinan ekstrem, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara signifikan.
Diyakini, kehadiran berbagai gerai pendukung seperti Gerai Sembako, Gerai Obat Murah, Gerai Klinik Desa, dan Unit Simpan Pinjam akan menjadi ujung tombak pelayanan ekonomi dan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat desa.
Projo Gen Z yakin, program ini memiliki berbagai manfaat strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat desa saat ini. Antara lain memperpendek rantai pasok, meningkatkan nilai tukar petani (NTP), menekan pergerakan tengkulak, serta meningkatkan inklusi keuangan di pedesaan.
Baca juga : ID Survey Siap Dukung BGN Sukseskan Program MBG
Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sistem ekonomi yang lebih adil dan berkeadilan bagi masyarakat desa, akan terbangun.
"Petani akan mendapatkan harga yang lebih baik untuk hasil panennya. Sementara konsumen bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," tutur Akram.
Projo Gen Z menambahkan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menyukseskan program ini. Terutama dalam aspek modernisasi manajemen koperasi berbasis digital.
Baca juga : Herman Deru Ajak Forkopimda Rapat Bahas Program Kemajuan Sumsel
Menurutnya, koperasi tak lagi bisa dipandang sebagai institusi ekonomi konvensional, melainkan harus bertransformasi menjadi lembaga modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pihaknya pun berkomitmen untuk menggerakkan semangat berkoperasi di kalangan generasi muda dan mendorong partisipasi aktif sebagai agen perubahan dalam ekonomi desa.
Ditegaskan, Gen Z memiliki keunggulan dalam adaptasi teknologi digital yang sangat dibutuhkan untuk modernisasi koperasi.
"Ini momentum tepat mengembalikan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Sekaligus membuktikan bahwa semangat gotong royong masih relevan di era digital. Kami percaya, kolaborasi antara generasi muda dan masyarakat desa, akan mendorong kesejahteraan dan kemandirian ekonomi pedesaan di Indonesia," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya