Dark/Light Mode

Bakal Hadap Dirjen Dan Kepala Badan

Bupati Indramayu Jalani Sanksi Naik Kereta Api Ke Kemendagri

Senin, 28 April 2025 07:20 WIB
Bupati Indramayu, Jawa Barat (Jabar) Lucky Hakim. (Foto: Instagram/luckyhakimofficial)
Bupati Indramayu, Jawa Barat (Jabar) Lucky Hakim. (Foto: Instagram/luckyhakimofficial)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bupati Indramayu, Jawa Barat (Jabar) Lucky Hakim akan menjalani sanksi berupa magang selama tiga bulan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mulai Senin (6/5/2025). Sanksi tersebut diberikan sebagai hukuman akibat politikus NasDem itu berlibur ke Jepang tanpa mengajukan izin ke Kemendagri.

Selama tiga bulan, eks aktor itu wajib mengikuti pendalamantata kelola politik pemerintahan dengan para Direktur Jenderal (Dirjen) di lingkungan Kemendagri dengan kehadiran minimal satu kali setiap pekan.

Lucky Hakim mengaku menerima sanksi tersebut sebagai bagian dari tanggung jawabnya. Dia mengatakan, kewajiban mengikuti pendalaman materi di Kemendagri sebagai kesempatan emas untuk memperdalam ilmu pemerintahan secara langsung.

“Hikmahnya saya bisa punya kesempatan bertemu dengan para Dirjen di Kemendagri, di mana mereka itu sumber ilmu bagi pemerintah daerah. Saya bisa lang­sung belajar secara privat,” kata Lucky, Minggu (27/4/2025).

Baca juga : Ada Ruangan Untuk Koleksi Helm Mahal

Dia membeberkan, pendalamanmateri akan dilakukan di 12 bidang pemerintahan di Kemendagri yang akan mulai dilakukan pada Senin (6/5/2024). “Saya dijadwalkan bertemu dengan para Dirjen, para kepala badan dan yang lainnya,” imbuhnya.

Atas sanksi yang diberikan, Lucky berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, serta pihak Inspektorat atas bimbingan dan pelajaran yang diberikan.

“Siapa yang berbuat harus bertanggung jawab. Setelah saya berbuat, sekarang saatnya saya mempertanggungjawabkan,” tegasnya.

Selain itu, Lucky menyanggupiimbauan Wamendagri Bima Arya untuk menggunakan transportasi umum dari Indramayu ke Jakarta dalam rangka mengikuti penda­laman di Kemendagri, Jakarta.

Baca juga : Layanan Transportasi Harus Sistematis Dan Terintegrasi

“Kalau naik bus, saya belum tahu harus turun di terminal mana, tetapi nanti bisa dicoba. Untuk sekarang, saya pilih naik kereta dahulu,” kata Lucky.

Terkait keberlangsungan pemerintahan di Indramayu selama masa pendalaman di Kemendagri, Lucky memastikan tidak akan ada kendala yang berarti. Bersama Wakil Bupati Syaefudin, dia mengaku sudah terbiasa berbagi tugas.

Sekretaris DPD Partai NasDem Indramayu, Sri Wahyuni Herman menegaskan, Lucky Hakim siap mempertanggungjawabkan tin­dakannya secara penuh. Meskipun pelanggaran yang terjadi tidak dilakukan dengan sengaja, kata dia, Lucky tetap menunjuk­kan sikap kooperatif dan berse­dia mengikuti proses pembinaan yang ditetapkan Kemendagri.

“Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran berharga, baik bagi beliau secara pribadi, saya, mau­pun para kepala daerah lainnya di seluruh Indonesia agar hal serupa tidak terulang,” kata Sri dalam keterangannya, Minggu (27/4/2025)

Baca juga : Raih Gelar Juara Copa del Rey, Barca Dekati Treble Winner

Partai NasDem, kata Sri, akan terus memberikan dukungan penuh kepada Lucky Hakim untuk menjalankan sanksi yang diterima dengan sebaik-baiknya. Apalagi, kata dia, saat ini Lucky menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Indramayu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.