Dark/Light Mode

Kunjungi Dedi Mulyadi, Gubernur Kaltim Bahas Kerja Sama Bidang Pangan

Selasa, 6 Mei 2025 10:48 WIB
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Masud (Harum) berkunjung ke kediaman Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, Minggu (4/5/2025). Foto: Istimewa
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Masud (Harum) berkunjung ke kediaman Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, Minggu (4/5/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud (Harum) berkunjung ke kediaman Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, Minggu (4/5/2025).

Gubernur Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyambut hangat Gubernur Harum dengan pertemuan akrab dan penuh kekeluargaan.

“Pertama terima kasih banyak ya Kang KDM, kita datang silaturahmi, silaturahim, sekaligus juga terima kasih Kang KDM sudah memberikan klarifikasi,” kata Gubernur Harum.

Kalimat pembuka Gubernur Harum itu spontan dijawab KDM. Menurut KDM, tidak ada hal negatif dari apa yang disampaikan Gubernur Rudy Mas’ud saat RDP Komisi II, di DPR Selasa lalu. “Bapak itu (Gubernur Rudy Mas’ud) muji saya sebenarnya,” ucap KDM, sambil memegang dan menepuk tangan Gubernur Rudy Mas’ud.

Baca juga : Pelamar PPSU Membeludak, Gubernur Pram Sikat Permainan Orang Dalam

Gubernur Rudy Mas’ud pun menjelaskan secara pribadi sebagai kepala daerah, Ia mengaku mendapat banyak inspirasi dari KDM saat digelar retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, usai dilantik Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025.

KDM, kata Gubernur Harum memberi banyak pelajaran bagaimana menata keuangan daerah dan mengelola APBD.

“Kang KDM ini basic-nya kepala daerah, dulu pernah jadi bupati ya Kang. Saya diberi masukan, bagaimana efisiensi anggaran,” kata Gubernur Rudy Mas’ud.

Saat kunjungan itu, Gubernur Harum juga menawarkan potensi kerja sama antara Kalimantan Timur dan Jawa Barat. Potensi besar yang diakui Gubernur Rudy Mas’ud sangat berhasil di Jawa Barat adalah pengembangan pangan.

Baca juga : Menteri Lingkungan Hidup RI Kunjungi Norwegia, Mantapkan Kerja Sama Lingkungan

Sektor-sektor yang menarik perhatian Gubernur Harum selain luas lahan persawahan adalah perikanan dan pariwisata. Menurut Gubernur Harum, Kaltim memiliki banyak kesamaan potensi dengan Jawa Barat, namun masih perlu lebih banyak belajar agar lebih baik dan sukses.

“Jadi, konten-konten Kang KDM itu banyak memberikan inspirasi buat kami semua para kepala daerah di Indonesia. Bagaimana bisa mengelola sumber-sumber daya alam ini menjadi penerimaan daerah,” puji Gubernur Rudy Mas’ud.

Kepada KDM, Gubernur Harum menjelaskan, luas Kaltim kurang lebih luasnya dengan Pulau Jawa. Sementara penduduk hanya sekitar 4 juta jiwa. Sangat jauh jumlahnya dengan penduduk Jawa Barat yang jumlahnya bahkan mencapai 50 juta jiwa.

Salah satu kabupaten di Kaltim misalnya, Kutai Timur. Luasnya 36.000 m2. Kurang lebih dengan Provinsi Jawa Barat. Sementara penduduk Kutim hanya sekitar 400 ribu jiwa. Diakuinya, rapor pertanian Kaltim hingga saat ini masih belum cukup bagus.

Baca juga : 75 Tahun Hubungan Diplomatik, RI - Norwegia Perkuat Kerja Sama Lingkungan 

Sebab itu, Kementerian Pertanian akan mendorong pengembangan pertanian di Kaltim dengan rencana luas areal lumbung pangan 18 ribu hektare dan 25 ribu hektare.

Merespons tawaran kerja sama tersebut, KDM menyambut sangat baik. Ia pun berencana akan melakukan kunjungan balasan ke Kaltim sekitar Juni mendatang.

“Kita akan lakukan kunjungan balasan ke Kaltim sekitar bulan Juni bersama Rektor ITB dan IPB untuk kerja sama pendidikan, pertanian dan perkebunan dan lain-lain,” kata KDM.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.