Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Kasih Bansos, Diskon Listrik Dan Tol
Pemerintah Bikin Rakyat Happy
Minggu, 25 Mei 2025 08:20 WIB
Sebelumnya
“Masih kita pelajari mekanisme dan tata caranya, tentunya pengalaman sebelumnya menjadi pertimbangan,” tandas Anwar kepada Rakyat Merdeka.
Diketahui, pada 2020 Pemerintah juga meluncurkan program stimulus ekonomi berupa BSU bagi para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Jumlah penerima BSU kala itu sebanyak 15,7 juta pekerja. Proses pemberiannya ditransfer langsung ke rekening masing-masing pekerja. Satu orang pekerja mendapat bantuan Rp 600 ribu selama empat bulan.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji menuturkan Pemerintah memahami suasana kebatinan masyarakat. Sehingga, kebijakan insentif adalah bagian dari kebijakan yang berupaya untuk membantu perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat.
Baca juga : Soeharto Pahlawan Tergantung Istana...
“Tentu dalan konteks keluarga pasti akan membantu dan insya Allah minimal membantu ekonomi dalam jangka pendek dan berkesempatan untuk menata ekonomi keluarga selanjutnya,” papar Menteri Wihaji.
Sementara, anggota Komisi IV DPR Daniel Johan bersyukur Pemerintah mengeluarkan gebrakan yang membuat rakyat happy.
“Alhamdulillah, ini bagian dukungan dan empati Pemerintah kepada rakyat yang kehidupannya saat ini sedang sulit,” jelas Daniel Johan.
Baca juga : Konflik Global Belum Reda, Ekonomi Dunia Masih Gonjang Ganjing…
Daniel yakin kebijakan ini membuat daya beli masyarakat meningkat. Sehingga, ekonomi rakyat juga ikut bergeliat. Namun, Daniel menilai masih ada lagi kebijakan lain yang harus diberikan Pemerintah buat warganya.
“Perlu juga dipikirkan kebijakan yang mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja karena ini sangat penting menjawab kondisi saat ini,” harap politisi PKB itu.
Di sisi lain, Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai enam paket insentif ekonomi yang Pemerintah keluarkan bertujuan untuk menaikkan derajat ekonomi rakyat.
Baca juga : Ujang Bey: Ini Bertujuan Demi Kemandirian Parpol
“Istilahnya masyarakat bisa naik kelas dengan kebijakan ini. Sehingga ujungnya Pemerintah mampu melampaui Asta Cita ekonomi 8 persen,” pungkas Trubus. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya